Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Selasa, 10 Agustus 2010

Di Bekasi 95 Siswa SD Pemakai Narkoba

BEKASI, ReALITA Online — Badan Narkotika Kota (BNK) Bekasi mencatat pengguna narkoba di Kota Bekasi didominasi kalangan remaja. Bahkan, sedikitnya 95 siswa sekolah dasar (SD) sudah banyak menggunakan narkotika. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNK Kota Bekasi, Sopandi Budiman mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, penyalahgunaan narkoba sejak tahun 2009 lalu didominasi oleh kalangan remaja.

Bahkan, di antara kalangan remaja, sebagian besar yakni 95 orang siswa adalah siswa SD. Dari pendataan kasus penyalahgunaan narkoba itu terdiri dari 461 kasus dengan jumlah tersangka 645 orang. Bahkan, menurutnya, selain siswa SD, sejumlah remaja yang duduk di SMP, SMA hingga perguruan tinggi mendominasi pengguna narkoba. ”Untuk meminimalisir dengan memberikan sosialisasi pengunaan narkoba ke sekolah-sekolah,” imbuhnya.

Sopandi merincikan, dari kalangan remaja yang sudah divonis tersangkut masalah penyalahgunaan narkoba di Kota Bekasi diantaranya, siswa SD sebanyak 95 orang, siswa SMP sebanyak 143 orang, dan siswa SMA sebanyak 369 orang dan mahasiswa 43 orang. ”Yang paling memprihatinkan adalah jumlah siswa SD yang mencapai 95 orang,” ungkapnya.

Untuk menekan angka pengguna narkotika usia remaja, tambah Sopandi, penanggulangan bahaya narkoba tidak saja membutuhkan komitmen dan kesanggupan semua pihak. Tetapi juga kata dia, aksi nyata semua jajaran pemerintahan, penegak hukum, sektor pendidikan maupun pihak legislatif dan masyarakat. "Kami membutuhkan warga segera melaporkan kepada BNK dan Polisi bila ada warga yang gunakan narkotika jenis apa pun,” tandasnya.

Sedangkan, untuk pelajar yang tertangkap tangan memakai narkoba pada tahun 2008 mencapai 60 orang. Jenis narkoba yang banyak digunakan oleh para siswa adalah ganja, ekstasi, dan sabu, sementara jenis heroin masih sedikit.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafids mengatakan, sebaiknya Badan Narkotika Kota Bekasi lebih pro aktif dalam memberikan sosialisasi penyalahgunaan narkoba ke sekolah-sekolah. “Setidaknya, kedepan angka tersebut harus turun khususnya pengguna di tingkat pelajar,” katanya.

Angka 95 siswa SD yang tercatat oleh BNK Bekasi sudah sangat besar. Dia pun menyesalkan, peran orang tua yang tidak menyadari anaknya melakukan perbuatan yang di larang. ”Setidaknya, BNK harus mendekati para orang tua murid yang sudah terdata, agar segera mendapat binaan,” tandasnya. JPNN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar