
"Nota protes akan disertai dengan informasi yang sudah ditambahkan. Apakah tuntutan permintaan maaf nanti disampaikan dalam nota atau disampaikan secara langsung," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam rapat dengan Komisi I DPR,
Marty menjelaskan,
Berdasarkan pemahaman yang sama itulah, Marty yakin
Sebab kalau cara tertulis, menurut Marty, dikhawatirkan akan ada ketersinggungan dan terjadi penolakan yang memperlebar masalah. "Biasanya kalau di atas kertas khawatir meraka malah akan pasang kuda-kuda," kata Marty.
Bagaimanapun, kata dia, posisi diplomasi
"Kami ingin mereka lakukan ini, is the right to do. Bukan karena desakan," jelas Marty. Dalam kesempatan yang sama, Marty meminta agar DPR mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada Kementerian Luar negeri. Marty memahami ketidaksukaan masyarakat dan bangsa
Hanya saja, Marty berharap, agar Kementerian Luar Negeri diberi sedikit ruang untuk menuntaskan. "Beri kami ruang untuk melakukan ini. Kami harus memikirkan ini bagaimana menyampaikannya, instrumen apa yang sebaiknya kita gunakan," kata mantan Duta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar