Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Minggu, 05 September 2010

BAHAYA

ReALITA Online — Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.

TIKUS adalah jenis binatang yang sangat merugikan manusia. Tikus bukan saja dapat menularkan penyakit berbahaya, tapi juga membawa kerugian materi yang sangat besar. Di Amerika Serikat, kerugian akibat hama tikus diperkirakan mencapai 200 juta dollar (1,8 Triliun) per tahun. Suatu jumlah yang sangat besar.

SOBAT muda, bahaya dari tikus ini tidak sebanding dengan bahaya yang dikeluarkan oleh lidah manusia. Kata-kata yang mencemooh, merendahkan dan memfitnah akan membuat orang lain tertekan, menderita bahkan ada yang bunuh diri. Kata-kata bisa menyebabkan perang antar suku, agama bahkan antar bangsa. Bahkan dengan kata-kata saja dunia ini dapat hancur. Bukankah dengan kalimat 'tembakan senjata nuklir' dari mulut Presiden AS dan Rusia, dunia ini bisa hancur?

Lidah tidak bisa dijinakkan oleh seorangpun, sesuatu yang buas, yang tak terkuasai dan penuh racun yang mematikan. Lidah juga tidak konsisten. Saat ini bisa mengatakan A,tapi beberapa detik kemudian sudah berubah menjadi B. Bahkan, lidah yang sama juga dipakai untuk memberkati dan untuk mengutuk. Dengan kenyataan ini, apa yang dapat dilakukan terhadap lidah manusia? Siapa yang dapat menguasai lidah manusia?

Sobat muda, yang dapat menguasai dan menaklukkan lidah kita sehingga kata-kata yang keluar bukan lagi menjadi racun, tapi jadi madu yang manis dan menyenangkan orang lain, bukan lagi kutuk melainkan berkat, hanyalah Allah.

Allah mengubah hati manusia yang penuh dosa yang menyebabkan lidah mengeluarkan kata-kata jahat dan kutuk menjadi hati yang benar. Apabila hati manusia telah diubahkan dan menjadi benar maka yang dikatakan adalah sesuatu yang menjadi berkat bagi orang lain, bahkan menjadi sumber kehidupan.

Mungkin kata-kata kita sekarang hanyalah terdiri dari gosip, fitnah dan kata-kata kotor yang sudah banyak mengecewakan, membuat orang putus asa dan tertekan. Kita sudah berusaha berkali-kali mengubahnya, tapi tetap tidak bisa. Tapi ingatlah bahwa hanya Allah yang sanggup mengubahnya. Mintalah pengampunan dari-Nya dan mintalah Dia menjamah hati dan lidah kita, maka pasti perubahan akan terjadi.

"MULAILAH SUATU KEBANGUNAN ROHANI DALAM DIRI ANDA UNTUK DAPAT MENJADI YANG TERBAIK DARI DIRI ANDA. (William Danforth)". Putra Ido

Tidak ada komentar:

Posting Komentar