Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 03 September 2010

Syahril: Kesaksian Susno Penuh Kebohongan

JAKARTA, ReALITA Online Setelah mendengarkan kesaksian mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji, Syahril Djohan merasa keberatan karena meniali kesaksian Susno penuh dengan kebohongan.

"Banyak yang salah, banyak sekali yang mulia," kata Sjahril usai mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/9/2010).

Menurutnya, pernyataan Susno yang berkaitan dengan pengiriman SMS kepada penyidik untuk menangani kasus PT Salmah Arowana Lestari itu, dirinya tidak di samping Susno Duadji. "Waktu itu saya tidak di samping Susno. Yang benar saya sedang berada di Australia," tambahnya.

Selain itu, Syahril mengaku saat ke rumah anak Susno Duadji, ia membawa tas berwarna coklat. "Waktu saya datang ke rumah anak Susno, saya membawa tas berwarna cokelat dan Susno menerima tas pemberian saya itu," ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa dalam keterangan Susno di pengadilan, dirinya mengaku tidak pernah menerima uang atau tas berwarna cokelat pemberian dari Syahril ketika datang ke rumah anaknya.

Kata terkahir sebelum mantan Kabareskrim meninggalkan persidangan, dirinya menginginkan kejelasan kasus yang diungkapkannya. "Karena ini kasus besar dan menyangkut kehidupan bangsa, saya mau ini diungkap tuntas dalam persidangan saksi a dan b. Saya rasa belum memenuhi," papar Susno dalam kesaksiannya. esi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar