Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Minggu, 31 Oktober 2010

Korban Mentawai Bertambah, 421 Tewas

MENTAWAI, ReALITA Online — Jumlah korban meninggal akibat tsunami di Kepulauan Mentawai bertambah. Hingga Sabtu 30 Oktober 2010 malam, korban tewas telah mencapai 421 orang.

"Data itu per Sabtu malam (30 Oktober 2010) pukul 20.00 WIB," kata Ade Edward, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Minggu 31 Oktober 2010.

Menurut Ade yang mengacu data di situs Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, korban meninggal terbanyak berada di Kecamatan Pagai Utara sebanyak 216 orang, sedangkan Kecamatan Pagai Selatan 155 orang. Sementara itu, jumlah korban hilang tercatat 163 orang.

Dari jumlah korban hilang, terbanyak di Kecamatan Pagai Utara yang mencapai 110 orang, sedangkan Pagai Selatan 45 orang. Pengungsi tercatat 12.935 orang, sedangkan korban luka sebanyak 162 orang.

"Untuk pendistribusian bantuan masih berlangsung, di antaranya lewat udara," tuturnya. Sebelumnya, kapal PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang direncanakan membantu korban tsunami Mentawai, Sumatera Barat mengalami kecelakaan saat menuju lokasi karena diterpa ombak. Sebanyak 15 genset yang akan dipasang sebagai sumber penerangan di tenda-tenda korban pengungsi hilang.

"15 genset yang akan disebar ke sejumlah desa di Pagai Utara, Mentawai tenggelam," kata Ade kemarin. VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar