Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Selasa, 02 November 2010

2 Wartawan antv di Mentawai Hilang Kontak

JAKARTA, ReALITA Online Kantor redaksi antv hilang kontak dengan dua wartawannya yang sedang menuju Kabupaten Mentawi, Sumatera Barat, untuk melakukan peliputan tsunami. Kedua wartawan yang hilang kontak tersebut adalah Dwi Anggia dan kamerawan Cecep.

Kedua wartawan antv tersebut hilang kontak dengan kantor redaksi saat menuju Pulau Rogut bersama dengan 24 rewalan kemanusiaan dari perusahaan tambang.

Pada pukul 10.00 WIB, redaksi antv masih ada hubungan telekomunikasi dengan kedua reporter itu. Mereka masih sempat mengabarkan keberadaannya di perairan Bulakapa. Namun, kondisi saat itu cuaca dalam keadaan buruk dan ombak yang sangat tinggi menerjang.

Dikarenakan kondisi gelombang yang tinggi, mereka kemudian memutuskan untuk lewat jalur darat menuju lokasi yang tersapu tsunami.

Menurut Produsesr Eksekutif Pemberitaan antv, Hanibal, seperti dikutip VIVAnews rombongan kembali berhasil melakukan hubungan telekomunikasi pada pukul 16.10 WIB dengan telepon satelit.

"Mereka mengabarkan telah tersesat. Kami telah menghubungi PMI, relawan dan Wanadri untuk meminta bantuan," ujarnya saat dihubungi VIVAnews, Senin malam 1 November 2010.

Hingga hari ini, cuaca buruk juga kerap menjadi kendala utama penyaluran bantuan dari Padang, Sumatera Barat, ke lokasi bencana tsunami di Mentawai. VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar