Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 28 Mei 2011

Akbar Tanjung Percaya Demokrat Akan Panggil Nazaruddin

JAKARTA, ReALITA Online — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung berharap Partai Demokrat memanggil mantan bendahara umum partai itu, Muhammad Nazaruddin yang dikabarkan berada di Singapura, untuk kembali ke Indonesia.

"Saya kira, tentu partai Demokrat mencoba menghubungi dan meminta Nazaruddin untuk datang ke Indonesia karena akan diperiksa," kata Akbar di sela-sela diskusi "Partai Politik dan Konsolidasi Demokrasi" di Kantor PPP, Jakarta, Jumat (27/5).

Mengenai keterlibatan Nazaruddin dalam kasus tersebut, dia mempercayakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusutnya.

"Kita percayakan dengan proses hukum, mengenai apakah memang dia itu terlibat dalam tindak pidana korupsi, kan kita punya lembaga KPK," katanya.

Ia menilai secara kelembagaan, Partai Demokrat tentu sudah melihat dan mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan kepada Nazaruddin.

"Kan yang bersangkutan sudah diberhentikan sebagai bendahara umum dari Partai Demokrat. Itu memperlihatkan bahwa partai juga memberikan perhatian daripada opini publik karena dianggap bisa memberikan citra yang tidak baik kepada partai, " katanya.

Muhammad Nazaruddin diberitakan pergi ke Singapura pada Senin (23/5) pukul 19.30 WIB menggunakan pesawat Garuda.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar di Istana Presiden, Kamis petang (26/5).

Menurut dia, kepergian Nazaruddin ke Singapura lebih cepat satu hari dari surat cekal yang diterbitkan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, pada Selasa petang. ANT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar