JAKARTA, ReALITA Online — Dua nenek Maemunah (67) dan Jaenah (55) tertabrak sepeda motor yang dikendarai Briptu Giri di Jl Dewi Sartika, Jakarta Timur. Hingga kini Polda Metro Jaya belum bisa memintai keterangan Giri karena dia menderita luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
"Giri belum bisa dimintai keterangan dan harus dirontgen," kata Kepala Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto, seperti dikutip detikcom ketika dihubungi, Minggu (6/11/2011).
Dalam peristiwa itu Maemunah (67) salah seorang nenek yang ditabrak, nyawanya tidak bisa diselamatkan. Sedangkan Jaenah (55), masih mendapatkan perawatan di RS Budi Asih. Sebelum ditabrak, kedua nenek ini berjalan bergandengan tangan hendak menyeberang ke Gedung Graha Perpams hendak mengambil daging kurban.
"Tadi pimpinan sudah memerintahkan Kasat Pamwal AKBP Aloysius Supriadi agar mendatangi keluarga korban untuk memberikan belasungkawa dan santunan kepada keluarga korban," jelas Sudarmanto.
Sudarmanto mengatakan, korban tertabrak motor yang dikemudikan Giri.Saat itu keduanya terjatuh dan terluka. Sedangkan Giri yang membanting kemudi motornya, terjatuh karena menabrak trotoar.
"Saat ini, Giri masih dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia mengalami patah tulang tangan dan lecet-lecet," terangnya.
Sudarmanto menegaskan, atas peristiwa tersebut pihaknya tetap akan memproses Giri. Saat ini, polisi berupaya mengumpulkan saksi-saksi terkait peristiwa itu.
"Tentu tetap diproses. Ini kita tadi ada dua saksi, ada ibu-ibu sama tukang parkir. Ibu-ibu tidak bersedia dimintai keterangannya. Sementara tukang parkir tadi saat kita minta untuk memberi keterangan, katanya mau ambil daging kurban," terangnya. Copyrighat: Cie,Sumber:detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar