Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Senin, 07 November 2011

Istilah Cabor Dayung Diperkenalkan PODSI Purwakarta

PURWAKARTA, ReALITA Online Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Cabang Purwakarta, Jawa Barat, memperkenalkan sejumlah istilah dalam cabor dayung kepada sejumlah wartawan peliput Sea Games dari Kabupaten Purwakarta dan Karawang di Markas Pelatnas Atlet Dayung, Jatiluhur, Purwakarta, Senin (7/11).

“Kegiatan ini bukan untuk menggurui wartawan, tetapi memberi pengetahuan termasuk istilah-istilah dalam kejuaraan dayung. Kami ingin wartawan peliput Dayung di Danau Cipule, Karawang, benar-benar obyektif dalam menyajikan berita pada Cabor Dayung,” ujar pengurus PODSI Purwakarta, Dede Rohman.

Sesi pelatihan dan pembekalan wartawan peliput Sea Games pada Cabor Dayung di Cipule, Karawang, dilaksanakan selama satu hari. Panitia pelatihan berharap, ilmu yang diperoleh wartawan dalam pelatihan Cabor Dayung dapat diserap sehingga dalam penyampaian warta dari arena dayung di Cipule, Karawang ke masyarakat tepat sesuai istilah Cabor Dayung.

“Dalam kejuaraan dayung ini terdapat banyak istilah asing. Nah, pengetahuan ini pulalah yang harus diketahui oleh wartawan,” kata Dede yang juga pelatih Rowing Dayung.

Dia memaparkan, PODSI membawahi 3 cabang olah raga dayung yakni Canoeing, Rowing dan Dragon Boat. Semula wadah Cabor Dayung ini di Peropi, terhitung 4 Agustus 1977 membentuk wadah baru yaitu PODSI dan PODSI diterima dikeanggotaan KONI pada tahun 1980.

Induk Cabor Rowing tercatat di FISA (Federation International Societe D’Aviron) bermarkas di Perancis. Cabang Canoe di FIC dan SEACAF dan cabang dragon boat yaitu IDBF,ADBF dan SEATABA.

Diperkenalkan pula sejumlah istilah pada kejuaraan rowing putra seperti M1X (Single Scull), M2X (Double Scull), m4X (Quadruple Scull), M2-(Pairs), M2+ (Coxed Pairs), M4- (Four) dan banyak istilah asing lainnya. ” M1X itu berarti satu atlet laki laki mengayuh perahu dengan satu kipas pengayuh,” terang Dede Rohman. Kalau di Dragon Boat,selain 20 atlet pengayuh ditambah dua orang berperan sebagai pengatur kemudi dan drumker.

Pada bagian lain diutarakan, pada Sea Games nanti, Cabor Dayung pada Rowing, Canoeing dan Dragon Boat membidik 15 medali emas dari 36 medali yang diperebutkan. Dede optimis, target menyabet 15 medali di Sea Games nanti, tercapai. Sebab, Indonesia memiliki atlet dayung handal yang siap bersaing dengan atlet dayung di Asia Tenggara.

Kendati demikian, pihaknya tetap mewaspadai sejumlah negara yang menjadi pesaing terberat Indonesia saat ini, yakni Myanmar, Vietnam dan Thailand. ” Posisi tuan rumah diharapkan memotivasi atlet dayung, kita melibas seluruh pesaing terberat kita,” tegas Dede penuh harap, yang juga salah satu panitia Cabor Dayung di Sea Games nanti. Cie,Sumber:Pos Kota

Tidak ada komentar:

Posting Komentar