KARAWANG, ReALITA Online — Ratusan pengemudi bersama kondektur truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Depo Pengisian Bahan Bakar Pertamina Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melakukan aksi mogok. Mereka memarkir puluhan truk di pintu keluar, sehingga mengganggu akses keluar masuk kendaraan.Akibatnya suplai bahan bakar jenis premium, pertamax dan bio solar ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di beberapa titik di Karawang, Bekasi, Subang, dan Purwakarta, menjadi terlambat.
Aksi mogok para pengemudi truk tangki tersebut sudah dilakukan sejak Senin (7/11/2011) pukul 05.00 tadi pagi.
Menurut salah seorang pengemudi yang tidak mau menyebutkan namanya, aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Ketua Paguyuban Solidaritas Kru Mobil Tangki PT Patra Niaga se-Jawa, Suharisman, rekan mereka yang dibebastugaskan secara sepihak.
Perusahaan membebastugaskan ketua paguyuban itu karena dianggap melakukan kesalahan yang serius.
Aksi sempat diwarnai keributan antara sekuriti Depo dengan wartawan. Sekuriti melarang wartawan masuk ke Depo dengan alasan pihak manajemen tidak mengizinkan.
Aksi mogok kerja itu masih berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. Belum ada pihak manajemen yang memberi penjelasan terkait pemberhentian Suharisman sebagaimana diminta para sopir dan knek.
“Jika sampai siang nanti truk belum beroperasi, maka semakin banyak SPBU yang terlambat menerima BBM,” tandas salah seorang sopir truk tengki. Cie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar