JELANG KENAIKKAN HARGA BBM, WARGA BEKASI BORONG BENSIN *** RENCANA PENAIKAN BBM MENDONGKRAK HARGA BAHAN POKOK ***ANAK ANGKAT TERTANGKAP BAWA NARKOBA, RANO KARNO JANJI TAK INTERVENSI *** RANO: SAYA KECOLONGAN, IZINKAN ANAK SAYA DIREHABILITASI DARI NARKOBA *** TERSANGKA PERUSAKAN, 7 ANGGOTA ORMAS DITAHAN POLRES LABUHAN BATU *** POLISI KEMBANGKAN KASUS PEMESANAN EKSTASI ONLINE ANAK RANO KARNO *** POLISI SELIDIKI KELANGKAAN BBM DI PACITAN *** DUA POLISI KORBAN AMUK MASSA MAMASA DIRUJUK KE MAKASSAR ***

Selasa, 31 Januari 2012

Lima Daerah di Bekasi Sasaran Vaksinasi Unggas


vaksinasi unggas
BEKASI, REALITA Online — Sebanyak lima wilayah padat unggas di Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi skala prioritas kegiatan vaksinasi guna mengantisipasi penyebaran virus H5N1 penyebab flu burung oleh pemerintah setempat.
"Tahun ini Kota Bekasi telah menganggarkan pengadaan 25.000 dosis. Pelaksanaan vaksinasi rencananya dilakukan pada Februari-Maret 2012 karena menunggu cairnya dana dari APBD Kota Bekasi," kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, di Bekasi, Senin (30/1).
Menurut dia, pencegahan virus flu burung memang perlu dilakukan khususnya pada saat terjadinya musim hujan seperti saat ini di mana hampir setiap tahun H5N1 selalu terjadi di wilayah setempat.
"Dari tahun 2005 total 28 kasus flu burung yang sudah terjadi di Kota Bekasi. Kasus unggas positif flu burung tertinggi terjadi pada tahun 2008 sebanyak 7 kasus, kasus pada manusia tercatat di Dinas Kesehatan," katanya.
Menurut dia, wilayah padat ternak dan unggas di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur; Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara; Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatiasih; dan Kecamatan Rawalumbu menjadi sasaran utama.
Namun karena keterbatasan personel, Satia mengimbau kesadaran pemilik unggas untuk langsung memvaksinasi unggasnya secara mandiri atau datang ke kantor Dispera.
"Karena saat ini pemberitaan mengenai flu burung mulai ramai, warga banyak yang minta unggasnya divaksin. Saat pemberitaan mereda, kesadaran mereka pun turut turun. Padahal semestinya vaksinasi dilakukan rutin," katanya. ANT

0 komentar:

Poskan Komentar