Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Senin, 21 Mei 2012

Pedagang Buang Sayur Busuk di Halaman Pemkab Karawang


Pedagang pasar Cikampek membuang sayur busuk di depan kantor Pemkab Karawang
Pedagang pasar Cikampek membuang sayur busuk
di depan kantor Pemkab Karawang
KARAWANG, ReALITA Online — Puluhan pedagang Pasar Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membuang sayuran busuk di halaman kantor pemerintah daerah setempat. Mereka melakukan hal tersebut dalam aksi unjuk rasa menuntut penertiban pedagang kaki lima yang ada di depan Pasar Cikampek pada Senin,(21/5/2012).
Jenis sayuran tersebut antara lain, cabe, bawang, tomat, kol, dan jenis sayuran lainnya sengaja dibawa para pedagang. Kemudian mereka membuangnya di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
Aksi tersebut sebagai wujud kejengkelan para pedagang di pasar Cikampek itu. Karena dagangannya tidak laku akibat menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) di sekitar pasar tersebut.
"Keberadaan PKL di sekitar Pasar Cikampek sangat mengganggu. Bahkan, kehadiran mereka sampai merugikan para pedagang yang menyewa kios di Pasar Cikampek," ungkap Asep Rukmana salah seorang pedagang Pasar Cikampek.
Para pedagang Pasar Cikampek mempunyai beban menghidupi keluarga dan wajib menyetor cicilan kios kepada pengembang Pasar Cikampek. Sementara, pendapatan pedagang terbatas akibat PKL menjamur di sekitar pasar Cikampek itu.
Karenanya, para pedagang tersebut menuntut agar Pemkab Karawang segera menertibkan para PKL yang berada di Pasar Tradisional Cikampek. Jika tidak segera ditertibkan, dikhawatirkan akan memicu adu fisik antara pedagang yang berada di kios dengan para PKL. esi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar