Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Selasa, 15 Mei 2012

LKPj Pemkot Bekasi Belum Gambarkan Capaian Kinerja


BEKASI, ReALITA Online — DPRD Kota Bekasi mengkritik Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tahun 2011. Dewan menilai LKPj tersebut belum menggambarkan capaian kinerja pemerintahan dalam 1 tahun anggaran.
Anggota panitia khusus (Pansus) pembahasan LKPj 2011, Ariyanto Hendrata, menilai LKPj yang diserahkan oleh Pemkot Bekasi lebih berupa kompilasi laporan dari tiap-tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kemudian dijilid menjadi satu.
Laporan yang dicantumkan pun hanya terfokus pada besar anggaran yang diajukan untuk tiap-tiap program berikut realisasinya. Sementara capaian dari program yang dilaksanakan, tidak jelas tergambar dalam laporan tersebut.
"Tanpa ada gambaran begitu, dari mana kami tahu bahwa program tersebut efektif mencapai tujuan yang ingin dicapai. Semestinya hasil setelah program dijalankran turut dilaporkan," kata Ariyanto, Selasa (15/5).
Politisi PKS itu pun mencontohkan laporan dari Dinas Kesehatan. Salah satu program yang dilaksanakan ialah pencegahan penyakit menular yang menghabiskan biaya Rp 499 juta dari pagu anggaran yang tersedia Rp 500 juta.
"Tapi seperti apa programnya, kami tidak bisa mengetahuinya dari laporan ini. Begitu juga dengan keberhasilannya. Data yang kami terima, kasus filariasis justru naik, padahal semestinya penyakit ini dapat diantisipasi penularannya," ujarnya.
Jika dilampirkan perbandingan jumlah penderita sebelum dan setelah program dilaksanakan, keefektifannya bisa terlihat. Secara umum, capaian dari program-program pembangunan Pemkot Bekasi pun bisa terlihat. Sebab hal demikian tidak hanya terjadi di Dinas Kesehatan, tapi juga di semua SKPD yang ada.
Dia lebih lanjut mengatakan, penyerahan LKPj yang formatnya tidak detail, ini terus berulang setiap tahun. Tiga tahun di masa kepemimpinan Mochtar Mohamad-Rahmat Effendi, tiga kali LKPj diserahkan.
Tiga kali pula Pansus LKPj memberikan masukan yang sama, tapi tak pernah ditanggapi lebih lanjut berupa perbaikan.
Jelang berakhirnya masa kepemimpinan pemerintahan yang tinggal menyisakan Rahmat Effendi, perbaikan format LKPj mutlak dilakukan.Dengan demikian, pada akhir masa kepemimpinan dapat terlihat persentase capaian kinerja yang digariskan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi 2008-2013.
"Perbaikan dapat dilakukan dengan mengubah format pembahasan LKPj. Yang semula dikoordinasikan oleh bagian Bina Pemerintahan, nanti harus diambil alih oleh Sekretaris Daerah. Kemudian, laporan dari tiap-tiap SKPD harus dianalisa oleh Wali Kota Bekasi sebelum diserahkan ke DPRD," terangnya. Esi,Sumber:PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar