Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 02 Mei 2012

Presiden Akan Pimpin Pemakaman Menkes


JAKARTA, ReALITA Online — Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Bersatu II Endang Sedyaningsih meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (2/5/2012) pukul 11.41. Informasi ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi kepada para wartawan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu.
"Bapak Presiden berkenan menjadi inspektur upacara," kata Sudi.
Informasi ini diterima Sudi dari staf pribadi Endang. Agenda Presiden memimpin rapat kabinet terbatas bidang ekonomi kemungkinan akan ditunda.
Dalam siaran pers Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan, dijelaskan sejak Oktober 2010, Endang terdeteksi mengidap kanker paru. Sejak saat itu, ia menjalani pengobatan baik di dalam maupun di luar negeri selama lebih kurang 1,5 tahun.
Pengobatan tersebut antara lain radiasi lokal dan bedah beku, tujuannya untuk mengobati kanker secara lokal serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selama kurun waktu pengobatan tersebut ia menjalankan tugas tanpa kendala.
Endang diangkat menjadi Menteri Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II pada Oktober 2009 lalu. Penunjukan menteri kelahiran Jakarta, 1 Februari 1955, oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu cukup mengejutkan karena diumumkan di saat-saat terakhir.
Endang menyisihkan Nila Djuwita Anfasa Moeloek yang sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Jakarta bersama dengan para kandidat menteri yang lain. Endang resmi mengundurkan diri pada 26 Maret 2012. Pengunduran diri disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika menjenguk almarhum di  RSCM. kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar