KARAWANG, ReALITA
Online — Warga
Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang sempat melakukan pemblokiran jalan poros menuju
tiga kawasan industri akhirnya mau menghentikan aksinya setelah mendapat
kepastian dari pemerintah daerah setempat dan perwakilan masing-masing kawasan
industri, Kamis (3/4).
Sejak Rabu (2/5)
pagi hingga Kamis siang, warga yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Warga
Pinayungan (GSWP) masih memblokir jalan raya Pinayungan yang merupakan jalan
poros menuju Kawasan Industri Mitra (KIM), kawasan industri Suryacipta, dan
Kawasan Industri Karawang International Industrial City (KIIC).
Sementara setelah
pertemuan antara pemerintah daerah setempat, perwakilan tiga pengelola kawasan
industri, dan perwakilan warga Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, di
Pemkab Karawang, warga sepakat untuk menghentikan aksi pemblokiran jalan
tersebut.
"Karena ada
jaminan, aksi pemblokiran jalan akan kami hentikan," kata Itok, seorang
warga setempat yang merupakan pengurus karang taruna Desa Pinayungan, di
Karawang, Kamis (3/4).
Ia mengatakan,
dalam pertemuan itu Pemkab Karawang dan perwakilan pengelola kawasan sudah
sepakat untuk menyepakati sejumlah tuntutan warga.
Sejumlah tuntutan
warga yang disepakati untuk dipenuhi itu diantaranya ialah perbaikan jalan raya
Desa Pinayungan, pengelola kawasan industri juga sepakat untuk mengutamakan
tenaga kerja lokal dalam hal penyerapan tenaga kerja.
Selain itu, pihak
perusahaan juga sepakat dan bersedia menyalurkan program Corporate Social
Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan secara merata kepada
warga setempat.
Sementara itu, aksi
pemblokiran jalan raya Desa Pinayungan yang mulai dilakukan warga pada Rabu (2/4)
itu sendiri akibat kekesalan warga atas kondisi jalan rusak yang tidak
diperbaiki.
Warga Desa
Pinayungan menilai kerusakan jalan di daerahnya akibat aktivitas kendaraan
besar milik perusahaan-perusahaan yang melintasi jalan raya itu. ANT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar