Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 17 Mei 2012

Warga Tanam Pohon di Jalan Arteri Karawang


KARAWANG, ReALITA Online — Sejumlah warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menanam pohon pisang dan memasang ban bekas di tengah jalan arteri Karawang wilayah Kecamatan Purwasari, Kamis (17/5), sebagai bentuk protes terhadap kondisi rusaknya jalan raya tersebut.
Seorang warga setempat, Haryono, mengatakan bahwa warga melakukan aksi menanam pohon pisang dan memasang ban bekas di tengah jalan raya arteri Karawang, tepatnya jalan raya Tamelang, karena kondisi jalan raya itu sudah rusak dan beberapa kali terjadi kecelakaan akibat rusaknya kondisi jalan raya.
"Jalan rusak itu sudah banyak mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor," katanya di Karawang, Kamis.
Dikatakan Haryono, warga sudah sangat kesal terhadap kondisi rusaknya jalan arteri Karawang yang merupakan jalan nasional atau jalan negara (tanggung jawab pemerintah pusat). Warga setempat juga merasa prihatin atas seringnya kecelakaan akibat jalan rusak itu.
Menurut dia, maksud penanaman pohon pisang di tengah jalan arteri Karawang tersebut hanya supaya pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan raya itu. Kerusakan jalan raya itu sendiri cukup parah, bahkan ada beberapa titik jalan yang lubangnya cukup panjang dan lebar.
Ia bersama sejumlah warga lainnya khawatir jika jalan raya itu tidak segera diperbaiki, akan semakin banyak kecelakaan sepeda motor. Umumnya, kecelakaan di jalan raya tersebut akibat pengendara sepeda motor terperosok ke jalan yang berlubang.
"Pernah juga kecelakaan di jalan rusak ini, pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian karena setelah terjatuh karena terperosok di jalan berlubang, dalam waktu bersamaan melintas kendaraan truk kontainer, sampai akhirnya pengendara sepeda motor terlindas," kata Haryono.
Warga setempat juga beberapa kali melakukan perbaikan jalan yang rusak itu dengan cara swadaya. Akan tetapi, tidak tahan lama karena warga hanya bisa menambal jalan yang berlubang dengan batu dan semen.
Sementara itu, akibat aksi penanaman pohon dan pemasangan ban bekas di tengah jalan, arus lalu lintas dari arah Karawang menuju Cikampek menjadi tersendat. ANT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar