
KARAWANG, ReALITA Online — Duta Besar Amerika (AS) untuk Indonesia Cameron Hume, bersama Wakil Mendiknas Fasli Jalal, Deputy IV Kementerian Kesejahteraan Rakyat Fuad Al-Hamid, dan Bupati Karawang Dadang S. Muchtar meresmikan laboratorium komputer di Madrasah Tsanawiyah Al-Ahliyah, Senin (26/7), di Karawang.
LABORATORIUM tersebut merupakan bantuan Kedutaan Besar AS melalui program Decentralized Based Education (DBE) USAID yang didukung oleh Kementerian Kesejahteraan Rakyat dan Kementerian Pendidikan Nasional serta sejumlah perusahaan mitra DBE, seperti Intel, Hewlett Packard, Microsoft, Indosat, Cisco, Qualcomm, dan Oracle.
Cameron Hume dalam sambutannya mengatakan, keberadaan laboratorium yang merupakan bantuan dari berbagai pihak merupakan salah satu contoh penting keberhasilan yang bisa dicapai melalui adanya kemitraan. "Kita akan dapat mencapai sesuatu yang lebih baik apabila kita lakukan dengan mitra, daripada bila kita mengerjakannya seorang diri," katanya.
Dia lebih lanjut memaparkan, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana kelanjutan laboratorium setelah diresmikan hari ini? Terlebih, sebagaimana Bupati Karawang memaparkan, bila kita mampu membangun pendidikan yang baik--murid-murid akan semakin baik dan daerah pun akan menjadi lebih baik. "Bahkan di antara murid-murid di sini suatu saat nanti, mungkin akan menggantikan pekerjaan Anda di masa mendatang," imbuhnya.
Dengan adanya laboratorium ini, ujar
Sementara Wakil Menteri Pndidikan Nasional, Fasli Jalal mengatakan, meskipun perkembangan teknologi, seperti komputer dan internet memiliki dampak buruk, “Namun kita harus percaya bahwa kita mampu mengontrol teknologi. Sehingga manfaatnya tidak jatuh kepada mudharat, melainkan bisa kita maksimalkan," jelasnya. esi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar