JAKARTA, ReALITA Online — Seluruh anggota Fraksi Partai Hanura memilih untuk walk out dari ruang rapat paripurna, Kamis (29/7), setelah mekanisme pengambilan keputusan terhadap calon Gubernur BI, Darmin Nasution, dilakukan melalui voting terbuka.
ANGGOTA Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Suding mengatakan, fraksinya tak bertanggungjawab atas keputusan DPR yang akhirnya menyetujui keputusan Komisi XI yang memilih Darmin secara aklamasi.
Hanura tak mengakui Darmin sebagai Gubernur BI. "Kami tidak pernah mengakui yang namanya Darmin sebagai Gubernur BI," kata Suding, setelah rapat paripurna, di Gedung DPR,
Alasan yang diutarakannya, Darmin termasuk dalam rekomendasi Pansus Angket Kasus Bank Century sebagai salah satu pejabat yang diduga bersalah dalam pengucuran dana talangan Bank Century.
"Jangan dewan melecehkan keputusannya sendiri. Biarlah yang memilih, yang bertanggungjawab atas keputusan itu. Kami partai minoritas. Tapi kami punya sikap, konsisten dengan opsi C Pansus Century," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI, Achsanul Qosasi menyayangkan sikap Fraksi Hanura. Menurutnya, dua anggota Fraksi Hanura di Komisi XI cukup aktif dan menyetujui keputusan atas Darmin."Kami menyayangkan sikap Fraksi Hanura. Dua anggota Fraksi Hanura di Komisi XI aktif kok. Dan turut menyepakati keputusan Komisi XI. Tidak mungkin mereka bersikap tanpa arahan fraksi," kata Achsanul. kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar