Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 23 Juli 2010

Simpatisan Desak Dadang S Muchar Mencalonkan Lagi


KARAWANG, ReALITA Online — Ribuan masa yang mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Karawang,Ja-Bar, mendatangi kantor Bupati Karawang, Kamis (22/7), untuk menyatakan dukungan agar Bupati H Dadang S Muchtar maju lagi sebagai calon bupati pada Pemilu Kada periode 2010- 2015.

DADANG S Muchtar yang akrab dipanggil Dasim, sebelum masa jabatannya berakhir 16 Desember 2010, ia ingin mencalonkan lagi sebagai bupati Karawang periode 2010-2015. Namun, niatnya terbentur dengan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).Kemudian merebak ke permukaan ia diisukan tidak akan lolos dalam seleksi bakal calon bupati. Karena telah menjabat dua kali sebagai Bupati Karawang, yaitu periode 1995-2000 tapi separuh jalan karena memilih kembali ke barak dan periode 2005- 2010.

Itulah sebabnya, simpatisan pendukung Dasim berbondong-bondong mendatangi Pemkab Karawang, guna menyatakan dukungan mereka suapaya maju lagi sebagai calon Bupati Karawang periode 2010-2015. Massa yang awalnya mencapai 30.000 orang mendatangi Pemkab Karawang, tetapi sekitar ribuan berkumpul di depan kantor bupati, namun Dasim tidak merespon. Tapi, setelah didesak untuk menemui pendukungnya, akhirnya Dasim keluar dari ruang kerjanya lalu bergabung dengan masyarakat pendukung.

"Hari ini kami minta pernyataaan Bapak Dasim agar bersedia mencalonkan lagi sebagai Bupati Karawang periode 2010-2015. KPU tidak beralasan menolak Dasim untuk maju sebagai calon. Alasan KPU hanya permainan politik. Kami masyarakat Karawang tidak mau dipimpin orang-orang yang tidak mempunyai kemampuan. Dasim harus bersedia memimpin Karawang lagi," ujar Ketua LSM Kompak, Mulyono, dengan suara keras dan massa yang hadir menyambut.

Menyaksiakan kedatangan ribuan warga simpatisannya, Bupati Karawang itu tampak terharu. Saat didaulat guna menyatakan sikap politiknya, dia tampak ragu-ragu. Namun karena didesak terus, akhirnya dia menyatakan: "Kalau warga masyarakat secara tulus menginginkan saya mencalonkan menjadi bupati periode 2010-2015, insya Allah, saya akan maju.”

Mendengar ucapan tersebut, tampak warga merasa puas kemudian membubarkan diri. ReALITA Online di tempat terpisah berbagai pihak mengkeritisi kedatangan warga mengatasnamakan masyarakat Karawang. Termsuk beberapa anggota DPRD setempat seolah turut menggerakkan massa, juga karena berorasi di lingkungan Pemkab Karawang.Bahkan ada brita singkat/sms yang diterima redaksi berbunyi:”Ko dasim lgi eksen dg G22 nya ingin jadi bupati lagi kali ya.” Dan sms berikutnya: “ Ga bakalan tercapai memang sedikit org 30 rb.Klu karyawan pt.digirng mh bs aja..ga jadi orang ke 1 dia bersedia jadi orang ke 2 kt tim suksesnya.”

"DPRD mestinya kan harus netral.Belum saatnya sekarang berkampanye apalagi di lingkungan kantor Pemda. Ini harusnya menjadi catatan Panwas Pemilu Kada," komntar Maman warga Sadamalun Karawang Kulon.

Ada beberapa pengamat berpendapat aksi G22 tersebut membuat suhu politik di kot lumbug padi itu memanas dan telah terjadi curi star.”Pendaftaran calon bupati belum dibuka.Kecualai kalau Dasim mendaftar kemudian KPU menolak, aksi tersebut baru menujukkan dukungan terhadap Dasim supaya tetap diterima karena masyarakat masih menghendakinya memimpin Karawang,” ujarnya. (esi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar