PURWAKARTA, ReALITA online — Tabung gas ukuran 3 kg kembali meledak di Kampung Cigoel Rt 10/04, Desa Sukamanah, Kec Bojong, Kab.Purwakarta, Ja-Bar, Selasa malam (10/8). Arifin pemilik rumah menjadi korban dengan luka bakar di bagian wajah, kaki dan tangan. Malam itu juga dia dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Aan Aminah (30) istri korban kepada wartawan di Bayu Asih menuturkan, suaminya pulang dari masjid sekitar pukul 20.00 WIB. Saat menghidupkan kompor gas yang bermaksut memanaskan makanan percikan api terjadi.
Saat suaminya hendak menyalakan kompor, dia berada di ruang tamu dan sempat mencium bau gas. Tapi ia tidak menyangka bahwa bau gas itu berasal dari tabung elpiji berukuran 3 kg tersebut. Sehingga Aan tidak persis tahu penyebab ledakan, namun dari arah dapur ia mendengar suara berteriak minta tolong. Lalu ia menghampiri ternyata sang suami yang sudah menjadi korban ledakan.
Tetangga Arifin yang mendengar peristiwa ledakan tabung elpiji 3 kg tersebut, masing-masing menyelamatkan diri karena was-was akan merembet ke rumah mereka. Beberapa warga berupaya menolong korban dan melarikannya ke RSUD Bayu Asih.
Setelah menyaksikan kondisi suaminya yang cukup memprihatinkan yang berbaring di ruang Mawar RSUD Bayu Asih, hanya berharap biaya operasi dan pengobatan tidak sampai di luar kemampuannya. Karena ekonomi rumah tangganya serba pas-pasan. Karena itu, ia sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta. “Pekerjaan suami saya sehari-hari hanya tukang ojek. Harapan saya hanya bantuan dari pemerintah,” ujarnya memelas.
Pejabat dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beberapa orang tampak hadir. Sementara pihak kepolisian dari Mapolres Purwakarta langsung mengamankan tabung gas berikut peralatannya guna penyelidikan lebih lanjut. AJ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar