Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 12 Agustus 2010

Hari Pertama Puasa, Puluhan Pegawai Pemkot Bekasi Bolos

BEKASI, ReALITA Online — Tanpa alasan yang jelas, puluhan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membolos pada hari pertama puasa, Rabu (11/8). Padahal, Pemkot Bekasi telah memberikan kebijakan pengurangan jam kerja sebanyak satu jam pada bulan puasa ini.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Dadang Hidayat mengakui jika hari pertama puasa sekitar 31 PNS tercatat tidak mengikuti apel pagi dan dinyatakan bolos kerja."Memang ada beberapa PNS yang tidak mengikuti apel tadi pagi. Kami sudah mendata nama-nama mereka. Kami akan cari tahu mengapa mereka membolos dan akan diproses secara administratif," kata Dadang.

Menurut Dadang, sanksi tetap akan ditegakkan jika PNS yang tidak ikut apel itu terbukti tidak masuk kantor tanpa keterangan dan alasan yang jelas. Sebab, sebenarnya PNS merupakan pelayan masyarakat sehingga kehadiran mereka di kantor ikut menunjang pelayanan kepada masyarakat. Meski, hingga saat ini ketidakhadiran mereka belum memengaruhi pelayanan publik. "Ke depan, memang harus ada kesadaran dari para PNS untuk berdisiplin," lanjutnya.

Hari pertama puasa, kondisi Pemkot Bekasi memang sedikit lebih sepi dibandingkan hari biasa. Sebagian pegawai tampak bermalas-malasan di mejanya. Namun, ada pula pegawai yang masih terlihat bersemangat seperti hari biasanya. Beberapa waktu lalu, DPRD Kota Bekasi sempat menyoroti kinerja PNS di lingkungan Pemkot Bekasi yang sering bolos dan tidak disiplin. Biasanya, selain hari pertama puasa, setelah libur panjang juga PNS terlihat mulai malas-malasan masuk ke kantor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar