
Imbalan tersebut dipertegas Koordinator LASBK Sumut, Agus Yohannes kepada wartawan di
"Uang itu akan diberikan kepada warga yang memberikan informasi valid baik nama maupun keberadaan pelaku perampokan Bank CIMB Niaga," sebut Agus.
Uang imbalan tersebut berasal dari dana swadaya masyarakat dan pengusaha mendukung keamanan di Sumut. "Saya jamin, identitas pelapor akan dirahasiakan. Polisi juga akan memberikan perlindungan dalam bentuk pengamanan, termasuk di lingkungan rumah pelapor," tambah Agus.
Bagi masyarakat yang merasa khawatir bertemu langsung dengan petugas LASBK Sumut, tersedia line telepon yang dapat dihubungi tiap saat di 085210589939 atau menghubungi kantor polisi terdekat.
Lebih lanjut, Agus juga mengatakan, tidak hanya memberikan laporan identitas atau keberadaan para perampok, warga yang berhasil menangkap para pelaku juga mendapat imbalan uang.
"Pihak yang bertugas dalam menjaga keamanan tidak hanya polisi, namun seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, mari turut serta mencari informasi keberadaan para perampok CIMB Niaga," ajak Agus. detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar