
"MUDIK dengan sepeda motor berbahaya dan penuh risiko. Apalagi lebih dari dua orang dan membawa banyak barang dan anak," kata Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya, Kombes Condro Kirono, pada gelar Rencana Pengamanan Kamseltibcarlantas Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65 Tahun 2010 di ruang Cakra Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/8).
Meminimalkan pemudik yang menggunakan seped motor, Polda Metro Jaya membentuk satuan petugas sosialisasi yang datang ke perusahaan-perusahaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk penjelasan tentang bahaya mengenderai kendaraan roda dua pada saat mudik nanti.
Berkaitan dengan hal tersebut, polisi juga mengharapkan kepada PT Kereta Api (PT KA) untuk menyiapkan sarana mudik bagi penumpang sekaligus sepeda motor. "Kita minta PT KA menyiapkan kereta khusus yang dapat membawa pemudik dan motor sekaligus supaya mereka berminat membeli tiket kereta," papar Condro.
Selain itu, pihak agen tunggal pemegang merk (ATPM), terutama perusahaan sepeda motor, juga diimbau agara tidak lagi menggunakan sepeda motor, tetapi menyediakan bus dan truk bila menggelar mudik bareng.
Cobdro menegaskan, pemudik dapat menumpang bus yang disediakan, sedangkan motor dapat dibawa dengan truk. Dan imbauan itu, imbuh dia, mendapat tanggapan positif dan mencegah mudik dengan sepeda motor. detik, esi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar