
Menurut Djoko, jumlah penderita HIV/AIDS di Papua di atas, termasuk empat meninggal, merupakan data kumulatif dari tahun 2000 sampai sekarang. TNI, kata dia, sedang mengupayakan penanganan.
"Sudah dilakukan langkah-langkah preventif dan kuratif maupun rehabilitas," ujar Djoko di Kementrian Pertahanan, Jumat 13 Agustus 2010.
Dia menuturkan, pada 2010, TNI sudah menyusun langkah-langkah strategis untuk penanggulangan secara komprehensif baik pencegahan maupun rehabilitas dan rencana menyusun rencana aksi.
"Diantaranya kegiatan preventif melalui penyuluhan edukasi dan komunikasi dan program leader telah mencetak 145 personel," katanya. Penyuluh tersebut tersebar seluruh satuan TNI.
Langkah-langkah pengobatan melalui peningkatan kemampuan rumah sakit TNI bekerjasama dengan Kementerian kesehatan. "
TNI, kata dia, juga berkoordinasi dengan Komisi penanggulangan Penanganan HIV/AIDS dari Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat.
Sebelumnya, Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal Hotma Marbun menyatakan jumlah prajurit TNI yang terinfeksi itu merupakan jumlah tertinggi dibandingkan Kodam lain di wilayah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar