Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 11 Agustus 2010

Truk Petasan Meledak, Korban Terbakar 50%

JAKARTA, ReALITA Online — Lima korban ledakan petasan di empang Jalan Raya Kamal 1, Jakarta Utara, Selasa, 10 Agustus 2010, dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Mereka mengalami luka bakar hebat di sekujur tubuh sekitar 50 persen.

Kelima korban, yakni bernama Kateni, Cecep Sulaiman, Sugiono, Giman, dan Asmo. Kateni dirawat di Rumah Sakit Bunda Suci karena kedua kakinya terbakar. Cecep yang setengah tubuhnya melepuh juga dibawa ke rumah sakit ini.

Sedangkan Sugiono dan Giman dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng. Sementara Asmo mendapat perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah Kapuk.

Petasan dan kembang api milik PT Toyindo Perkasa itu sejatinya akan dimusnahkan karena sudah kadaluwarsa. Petasan diangkut menggunakan mobil Dahatshu Zebra pick up biru B 9355 XU oleh kelima korban untuk ditenggelamkan ke empang.

Menurut anggota Babinkamtibmas, Ajun Komisaris Polisi Satu, Suseno, belum sempat dicelupkan ke empang, tiba-tiba petasan meledak, lalu membakar seluruh kembang api, dan merembet ke mobil.

"Entah disebabkan oleh apa, petasan itu meledak ketika akan dicelupkan ke empang. Kemungkinan salah satu mereka ada yang merokok dan terkena percikan api rokok," katanya. VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar