Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Minggu, 19 September 2010

700 Polri dan 200 POL PP Amankan Jemaat HKBP Ciketing

BEKASI, ReALITA Online Sekitar 900 aparat gabungan yang terdiri dari 700 peronil Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya beserta 200 Satpol PP Satpol PP siap siaga di sekitar HKBP Ciketing, Bekasi Timur, hari Minggu (19/9).

Personel tersebut disebar di Perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi Timur, yang saat ini digunakan beribadah. Dan tanah lapang di Ciketing Asem, Bekasi Timur, yang sebelumnya dijadikan tempat beribadah Jemaat HKBP Pondok Timur Indah. "Pengamanan akan dilakukan sampai kegiatan ibadah yang dilakukan Jemaat HKBP selesai," ujar Boy.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar Boy menjelaskan, pengamanan tersebut dilakukan sesuai janji Polri mencegah terulangnya kembali insiden penyerangan maupun penganiayaan. Selain memberikan pengawalan terhadap kegiatan beribadah yang dilakukan para jemaat, Minggu (19/9).

"Situasi masih kondusif. Kita harapkan agar jemaat tidak melakukan kegiatan di situ (Ciketing), diharapkan di gedung eks OPP," kata Boy.

Ia menjelaskan, para jemaat HKBP memang tidak beribadah di Ciketing, mereka berkumpul di Gereja Puyuh, Pondok Timur Indah, Bekasi, yang berlokasi tidak jauh dari Ciketing.

"Saat ini kita masih dialog dengan jemaat agar tidak ke Ciketing. Ini langkah-langkah yang sudah dirapatkan berbagai unsur," jelasnya.

Polisi berharap para jemaat bisa menaati kesepakatan. "Bisa menaati apa yang sudah menjadi keputusan pihak pemerintah setempat," tegasnya.

Usai Ibadah Jemaat Pulang

Pukul 10.15 WIB puluhan jemaat HKBP Pondok Timur keluar dari rumah di Jalan Puyuh Raya, Pondok Timur Indah, Bekasi. Dengan wajah penuh senyum, mereka pulang ke rumah masing-masing. Sebagian dari mereka berjabat tangan dengan sejumlah anggota Satpol PP dan kepolisian.

Setelah diskusi alot antara Pemkot Bekasi, jemaat HKBP mengikuti ibadah sesaat tanpa khotbah. Kemudian, mereka mendapat pengarahan dari pimpinan gereja, yakni Sekjen HKBP Ramlah Hutahayan.

Sedangkan aparat gabungan Satpol PP, Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya kembali berkumpul di lapangan Masjid Nurul Huda, Pondok Timur Indah untuk mendapatkan pengarahan dari Kapolres Metro Bekasi. esi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar