Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Minggu, 05 September 2010

Ahmad Dhani Berharap Kembali Harmonis dengan Maia Estianty

JAKARTA, ReALITA Online — Ahmad Dhani mulai menerima kembali mantan istrinya, Maia Estianty. Ia bahkan berharap hubungannya dengan Maia makin harmonis.

"Kalau saya maunya dari dulu tidak menjalani sesuatu yang disharmoni. Tapi kalau suatu saat terjadi kita tidak boleh cengeng. Saya dari dulu tidak pernah berharap keluarga pecah. Ada sesuatu yang bisa ditolerir ada yang tidak. Ada saat dimana saya harus keras, ada saat saya juga harus lunak. Saya keras ada sebabnya, saya lunak juga ada sebabnya. Saya maunya semua berjalan sesuai aturan. Kalau semua berjalan sesuai aturan pasti akan harmonis. Tapi kalau suatu saat ada aturan yang dilanggar pasti tidak harmonis lagi," kata Ahmad Dhani ketika ditemui di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (1/9).

Dalam hidupnya, pentolan Republik Cinta Managemen (RCM) ini mempunyai beberapa kaidah kuat yang digenggamnya. "Kalau semuanya berjalan sesuai prinsip pada umumnya pasti semuanya berjalan baik,"lanjutnya.

Ahmad Dhani Ingin Maia Estianty Yang Lembut

Ahmad Dhani melihat perubahan sikap pada mantan istrinya, Maia Estianty . Menurut Dhani, mantan istrinya itu sudah mulai mengikuti keinginannya terutama untuk kepentingan ketiga anak merekaya.

"Saya melihat Maia nggak seperti dulu. Dulu anak-anak minta dibikinin paspor aja susah, minta izin visa aja ditahan-tahanin. Sekarang dibikinin paspor, visa. Artinya dia kan berubah. Kalau saya sih tetap, saya engga berubah tetap gini-gini aja," kata Dhani.

Karena perubahan itu, Dhani berubah sikap terhadap mantan Maia Estianty . "Saya dari dulu lembut ya. Selembut-lembutnya saya, ya, seperti macanlah. Kalau dielus-elus seneng, tapi kalau diganggu, ya, nyakar," lanjutnya.

"Kalau anak-anak bahagia nggak mungkin saya tidak bahagia. Saya pengen setiap hari Maia memberi kasih sayangnya pada anak-anak. Sebenarnya kami sudah kumpul lama, bertahun-tahun, sekitar sepuluh tahun. Sedangkan pisah baru empat tahun. Sepuluh tahun itu masih harus disyukuri daripada empat tahun," paparnya. CnR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar