Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 09 September 2010

Bus dan APV Tabrakan, 4 Orang Tewas

MOJOKERTO, ReALITA Online — Kecelakaan dahsyat terjadi di ruas Jalan Raya Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Bus Mila Sejahtera nomor polisi N 7391 US jurusan Jogjakarta-Banyuwangi yang dikemudikan Hariono (45), saling tabrak dengan mobil Suzuki APV nomor polisi P 1499 H yang dikemudikan Mulyadi (43), Rabu (8/9) dini hari pukul 01.00 WIB.

“Kecelakaan terjadi karena sopir bus kehilangan kendali,” kata Kasat Lantas Polres Kabupaten Mojokerto,AKP Lamuji, Rabu sore kemarin. Ada empat korban meninggal dan tiga luka-luka dalam kecelakaan itu.

Suyono salah satu penumpang bus naas itu menuturkan, kecelakaan itu bermula saat bus kecepatan tinggi melaju dari arah barat. Mendadak di depan bus ada seorang pengendara terjatuh dari motornya, membuat sopir panik kemudian dengan cepat membanting setir ke arah kanan menhindari pengendara sepeda itu.

Dari arah berlawanan muncul sebuah mobil pibadi Suzuki APV yang dikemudikan Mulyadi. Akibatnya tabrakan keras pun tak dapat terhindarkan. Akibat tabrakan itu, mobil APV yang bermuatan delapan penumpang terseret mundur sekitar 30 meter. Padahal kecelakaan terjadi saat jalan dalam kondisi sepi.

Lamuji leih lanjut mngatakan, seluruh korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Dharma Husada, Kecamatan Ngoro. Selain korban tewas, 3 penumpang lainnya juga mengalami luka berat.

Korban meninggal adalah Sopir APV, Mulyadi, warga Desa Tenggir RT 2 RW 7, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo; Umiyati (54) warga Jalan WR Supratman, Kelurahan Patokan, Kec/Kab Situbondo, dan putranya Muhammad Fahmi (2), serta Makhruf (50) warga Jalan Mawar, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo.

Sedangkan korban luka berat, yaitu Sumarno (55) warga Jalan WR Supraman, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Fasil Faria (25) warga Jalan Cendrawasih 34, Kecamatan Dawuhan, Kabupaten Situbondo; dan Nanang Wahyudi (27) warga Jalan WR Supraman, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo.

Satlantas Polres Mojokerto sebelumnya telah mengindentifikasi beberapa titik jalur rawan kecelakaan untuk arus mudik dan balik Lebaran. Selain sepanjang by pass Jombang–Surabaya, titik rawan lainnya juga di sepanjang Jalan Mojosari–Ngoro. Peringatan polisi terbukti,memang. Awal musim mudik, sudah 6 korban jiwa melayang akibat kecelakaan lalu-lintas. esi,tempo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar