JAKARTA, ReALITA Online — Calon tunggal Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, menjalani uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi I DPR, Kamis (23/9) pukul 10.00 WIB ini. Meski calon tunggal, Komisi I DPR diminta tetap kritis.
"Komisi I DPR harus kritis dan cerdas saat menguji Laksamana Agus Suhartono. Kuncinya pada pembuka pertanyaan," kata Direktur Propatria Harry Prihartono saat diskusi bersama di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/9).
Harry mengatakan, kalau calonnya tunggal, penolakan dari legislatif kemungkinan kecil akan terjadi. "Karena eksekutif akan melakukan upaya-upaya untuk memuluskan pilihannya," katanya.
Meski demikian, untuk menguji seberapa jauh kemampuan calon panglima TNI, pertanyaan bisa seputar program panglima terdahulu. "DPR dapat bertanya dari apa yang dipaparkan calon, adakah sinkronisasi dengan paparan panglima anda terdahulu, apa hasilnya, dan apa janji anda ke depan," kata Harry. kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar