
Kenapa Adji mengkritik pucuk pimpinannya? "Karena saya gelisah mendengar banyak keluhan rakyat. Saya juga mengamati dinamika di DPR. Sudah
Dalam tulisannya, Adjie menggugat keberanian Presiden Yudhoyono melakukan perubahan di negeri ini. Dalam salah satu bagian artikelnya, ia menulis, "Apakah SBY dapat dipandang sebagai pemimpin yang memiliki tipe kepemimpinan konsisten dalam pengertian teguh dengan karakter dirinya, berani mengambil keputusan berisiko, atau justru menjalankan kepemimpinan populis dengan segala pencitraannya?"
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Bambang Samoedro, dalam surat pembaca di harian Kompas, Selasa, menyampaikan, tulisan Adjie merupakan pendapat pribadi, bukan pendapat institusi TNI Angkatan Udara.
Adjie mengaku telah mendapat hukuman atas perkara korupsi yang didakwakan kepadanya. Ia tidak mau menjelaskan lebih jauh soal perkara yang dihadapinya. "Tanya saja kepada Kadispen, korupsinya Pak Suradji di mana?" katanya.
Karena perkara ini, meski masih perwira aktif, ia tidak mendapat jabatan. Oleh karena itu, sudah
Tahun 2005 ia telah menelurkan satu buku berjudul Terorisme yang diterbitkan oleh Penerbit Sinar Harapan. Ia masih menyimpan empat draf buku lagi yang siap diterbitkan. "Saya senang membaca. Buku saya banyak. Saya mempunyai perpustakaan pribadi di rumah," katanya. kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar