
Kabar
"Atase dan kedutaan kita terus menerus mendampingi dan korban sudah dirawat serius," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Kantor Presiden, Senin, 20 September 2010.
Pengusutan, tambah dia, masih berlangsung. "Komitmen polisi
Muhaimin mengingatkan sampai Memorandum Kesepahaman disepakati, masuknya pekerja
Bagaimana dengan kasus WF?
"Kalau dilihat dari tanggal keberangkatan, kayaknya sudah masa pelarangan," kata Muhaimin. Soal apakah korban berstatus tenaga kerja ilegal, Muhaimin mengaku belum tahu. "Saya konfirmasi terus menerus. Tapi sebetulnya kita minta supaya masyarakat mengerti, sudah hampir satu tahun."
WF ditemukan di pinggir jalan di Nibong Tebal pada hari Minggu kemarin dengan darah menetes dari luka-lukanya. Didapati ada luka seterika di payudaranya dan luka bekas disiram air mendidih.
Tak hanya itu, di kepala WF ada luka pukulan benda tumpul, tubuhnya dicambuki dengan ikat pinggang. Perempuan
Kepala
Oleh karena itu, polisi
Menurut Datuk Ayub, polisi masih membutuhkan keterangan dari korban maupun para tersangka. Korban, berinisial WF, yang diduga diperkosa dan dianiaya berkali-kali mengaku lega mengetahui majikan jahatnya sudah ditangkap polisi. Ia mendapat informasi tersebut dari Konsul Jenderal
WF kini ditempatkan di ruang isolasi dan hanya segelintir orang, termasuk polisi dan staf konsulat, yang diperbolehkan menjenguk.
Menurut Chilman, WF secara perlahan mulai sembuh dari trauma psikologi dan luka fisik. Pihak konsulat, kata dia, ikut membantu polisi mencari tahu data pribadi WF. Sebab ia ditemukan tak berdaya tanpa dokumen.
Menurut keterangan korban, ia dianiaya sejak Mei lalu. Datuk Ayub Yaakob juga menjenguk WF di rumah sakit. Korban yang tabah terlihat meneteskan air mata ketika Ayub menghibur dan menasehatinya agar tabah menghadapi cobaan berat ini. Vivanews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar