Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 09 September 2010

Longsor, Lingkar Nagreg Ditutup

BANDUNG, ReALITA OnlineSetelah diguyur hujan deras selama dua jam lebih, jalan lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung Jawa Barat, longsor. Longsoran tanah ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Jajaran Kepolisian terpaksa menutup jalur ini untuk sementara. Kendaraan dari Tasikmalaya dan Garut diarahkan kembali untuk melintasi jalan Nagreg lama. “Longsorannya kecil,” ujar petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Mulyadi, di Nagreg, Rabu (8/9).

Selama hujan berlangsung dari pukul 15.10 WIB, pengendara disuguhkan pemandangan yang cukup menegangkan. Material tanah dari tepi tebing yang ada di sebelah kanan dan kiri jalan berjatuhan. Guguran tanah dan bebatuan ini seukuran kerikil hingga dua kali lipat ukuran tangan orang dewasa.

Longsoran ini jatuh ke dalam parit yang ada di bawah tebing. Namun karena air yang mengalir cukup deras, material longsoran meluber ke badan jalan. Akibatnya, kondisi jalan menjadi licin karena sebagian tertutup lumpur. “Beberapa sepeda motor sempat terjatuh di tanjakan Citiis, karena banyak batu dan tanah yang masuk ke jalan,” ujar Anto, 35 tahun, salah seorang tukang ganjal.

Genangan air juga terjadi di jalan setelah tanjakan Citiis arah Bandung. Parit darurat yang dibuat di tepi jalan, tidak mampu menampung volume air hingga masuk ke badan jalan dengan membawa material tanah dan batu. Kondisi ini membuat pengemudi meningkatkan kewaspadaannya, karena harus menghindari batu dan terjangan air setinggi mata kaki.

Aparat Kepolisian yang berjaga di Pos Pam Tanjakan Citiis sendiri terus mengingatkan para pengemudi agar dapat menjaga jarak antarkendaraan saat melintas di tanjakan. Soalnya kondisi tanjakan licin akibat genangan air. Keadaan ini juga membuat antrean kendaraan.

Sebelumnya longsoran kecil juga sempat terjadi pada Selasa (7/9) malam kemarin. Untuk membersihkan kondisi jalan yang licin, polisi terpaksa menutup jalan ini. “Longsoran semalam hanya kerikil, tapi sudah dapat dibersihkan,” ujar Kepala Kepolisian Resort Bandung, Ajun Komisaris Besar Hendro Pandowo. tempo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar