
Tanggul dari susunan karung pasir sepanjang 21 meter tidak mampu menahan debit air yang tinggi. Akibatnya, 165 rumah di Perumahan IKPN terendam banjir. Ketinggian air saat ini berkisar 30 sentimeter hingga dua meter. Sebagian warga terpaksa mengungsi di tempat yang aman, seperti madrasah, sekolah, dan tempat tinggi lainnya.
Menurut Ketua RW 04 Kumala Siregar, tanggul jebol karena pemerintah tidak menggubris peringatan warga.
"Pertengahan Agustus kemarin tanggul jebol, masa sekarang tidak segera diperbaiki, malah diganti karung pasir," ujarnya.
Saat ini petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran ikut membantu mengevakuasi warga. Mereka juga membawa tiga perahu karet untuk memperlancar proses evakuasi. kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar