Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 18 September 2010

SBY Tinjau Arus Mudik dan Balik di Pintu Tol Cikopo

PURWAKARTA, ReALITA Online — Menjelang inspeksi mendadak (sidak) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jumat (17/9), gerbang tol Cikampek disterilkan. Pintu keluar tol hanya dibuka tiga gardu dan menyisakan dua pintu masuk. Sidak tersebut dilakukan Presiden untuk memonitor arus balik lebaran.
LOKASI kunjungan telah dibersihkan dari pedagang asongan dan angkot yang biasa ngetem di Pertigaan Cikopo. Bahkan, kendaraan yang datang dari arah Purwakarta menuju Jomin, Karawang, dialihkan ke kawasan Industri Kota Bukit Indah City (KBIC). Begitu pula, pengendara tujuan Jakarta sempat dialihkan ke gerbang tol Kalihurip.
Sidak tersebut sempat menyibukan aparat kepolisian setempat yang juga sedang direpotkan oleh padatnya arus balik Lebaran. Apalagi tepat di depan gerbang tol Cikopo, semua bahu jalan habis oleh kendaraan rombongan kepresidenan.
Meskipun ada kunjungan Presiden, kata Kabag Ops Polres Purwakarta Kompol Sunyoto, pengaturan arus lalulintas tetap diberlakukan normal. Jajarannya hanya mengantisipasi kepadatan antara Cikopo-Jomin, karena jalur yang dilewati SBY.
Presiden Tegur Petugas Pemantau Kamera
Presiden SBY yang tiba pukul 09.00 WIB langsung menguji fungsi kamera pemantau arus mudik dan balik. Namun, saat diuji malah terjadi kerusakan pada alat.
Hal itu memicu kekesalan Presiden. Lantas meminta perwakilan PT Telkom untuk menjelaskan kondisi di lapangan. Namun jawabannya malah mengecewakan Presiden.
“Sampaikan, Dirut Telkom dan Dirut Telkomsel harus turun ke lapangan. Jangan di belakang meja saja. Pastikan sistem dan fungsi berjalan dengan baik," ujar Presiden.
Minta Pemudik Segera Kembali ke Jakarta
Presiden SBY meminta para pemudik di Pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Bali atau daerah lainnya, untuk segera kembali ke Jakarta tidak menunda-nunda lagi waktu kembali hingga akhir pekan ini dan awal pekan depan.
"Lebih baik mencicil dari sekarang, tidak menunggu Sabtu, Minggu atau lusanya," ujar Presiden SBY saat meninjau langsung pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik lebaran di Posko Aju Polda Jawa Barat di dekat gerbang tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat.
Menurut Presiden, puncak arus balik bisa terjadi kapan saja. "Bisa besok bisa juga lusa," imbuhnya.
Presiden menginstruksikan semua Kementerian dan Kepolisan Republik Indonesia yang terkait dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2010, segera melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi selama berlangsungnya operasi kemanusiaan tahunan ini.
"Begitu ini (operasi pengamanan lebaran) selesai, segera lakukan evaluasi," Presiden menandaskan. Permasalahan-permasalahan yang perlu disempurnakan harus segera diperbaiki. "Jika harus ada yang dibangun, bangunlah dari sekarang," ujar Presiden.
Presiden lebih lanjut mengatakan, supaya pada pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran tahun 2011--semua permasalahan yang muncul saat ini sudah dapat diantisipasi dengan baik.
Presiden juga meminta para gubernur, bupati dan wali kota, pimpinan BUMN dan BUMD agar melakukan pengontrolan langsung terhadap persoalan yang muncul selama pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik ini. "Pemimpin harus sering turun ke lapangan," tegas Presiden. esi

1 komentar:

  1. Wah.. memang Bp.SBY ini sangat perhatian dengan rakyat indonesia....
    Aku kan selalu mendukungmu demi kemajuan bangsa pa...

    BalasHapus