Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 24 September 2010

Sudi: Presiden Tidak Sembarangan Pilih Jagung

JAKARTA, ReALITA Online Pengalaman kasus Jaksa Agung Hendarman Supandji yang dipersoalkan status hukumnya oleh mantan Menteri Sekretaris Negara Yuzril Ihza Mahendra membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak mau sembarangan memilih Jaksa Agung yang baru.

Kehati-hatian Presiden Yudhoyono terlihat dari sikap Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi saat ditanya pers soal calon pengganti Hendarman Supandji sebelum shalat Jumat (24/9) kemarin siang.

"Tunggu sabar saja dulu. Sekarang kan, masih diproses Presiden Yudhoyono dan belum selesai. Kita, kan, masih cari-cari masukan," tandasnya.

Menurut dia, Presiden Yudhoyono menginginkan calon yang benar-benar tidak ada masalah di kemudian hari sehingga bisa di-complain bermacam-macam. "Jadi, Presiden ingin betul-betul calon yang tidak ada complain ini itu lagi di kemudian hari," tambahnya.

Sudi mengatakan, Presiden pasti akan melakukan pergantian dengan menerbitkan keputusan presiden (Keppres), tetapi pada waktu yang tepat.

Saat ditanya mengenai desakan anggota DPR agar Presiden SBY segera menerbitkan Keppres baru bagi Hendarman Supandji agar status Hendarman legal pasca-keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Sudi tidak mau berkomentar terlebih dulu. "Saya tidak mau komentar dulu sekarang ini," kata Sudi. esi, kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar