Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 12 November 2011

Tiga Kecamatan di Bekasi Rawan HIV/AIDS

BEKASI, ReALITA Online — Lembaga pendamping orang dengan HIV/AIDS, Mitra Sehati, mencatat tiga kecamatan di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, dikategorikan sebagai daerah rawan penyebaran HIV/AIDS. "Wilayah rawan di Kota Bekasi meliputi kecamatan Jatisampurna, Jatikarya, dan Bantargebang, serta lokasi-lokasi panti pijat, diskotek dan kafe, hotel, dan lokasi pekerja seks jalanan seperti di sekitar Stadion Patriot," kata Direktur Program Mitra Sehati A. Hazami S. AR di Bekasi, Jumat (11/11).

Menurut dia, jumlah penderita di Kota Bekasi hingga akhir November 2010 sebanyak 568 kasus HIV, dan 664 kasus AIDS. Jumlah tersebut perlu mendapat perhatian seluruh pihak agar tidak terus meningkat di kemudian hari. "Lokasi itu rata-rata berada di wilayah perbatasan. Kecamatan Jatisampurna berbatasan dengan DKI Jakarta, Depok dan Kabupaten Bogor, Bantargebang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Bogor," katanya.

Dikatakan Hazami, pihaknya telah memiliki sejumlah strategi guna menekan penyebaran virus mematikan itu di masing-masing wilayah, di antaranya melalui pemberian kondom dan jarum suntik secara cuma-cuma dan klinik konsultasi. Pada 2011, pihaknya menagetkan penyaluran 15.000 kondom gratis di daerah rawan Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Karawang. ANT, lip6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar