Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 11 Mei 2012

Angelina Ingin Operasi Tulang Bahu


JAKARTA, ReALITA Online — Tersangka kasus dugaan suap penganggaran proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional, Angelina Sondakh, berniat melakukan operasi tulang bahu. Pengacara Angelina, Teuku Nasrullah mengklaim kalau kliennya itu telah mendapat izin dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Dokter KPK rekomendasikan untuk segera ditangani oleh dokter bedah tulang, tapi keluarga lagi cari dokter bedah tulang mana yang bagus dan tidak menimbulkan bekas," kata Nasrullah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/5/2012), saat hendak menjenguk Angelina di Rumah Tahanan Jakarta Timur Cabang KPK.
Menurut Nasrullah, Angelina mengalami patah tulang bahu sejak sebelum masuk tahanan, tepatnya sekitar 2010. Jika masalah tulang bahunya itu tidak dioperasi, menurut Nasrullah, dikhawatirkan akan menyerang sel-sel daging sehingga menimbulkan sakit yang luar biasa.
Saat ditanya mengapa tidak operasi saat sebelum ditahan, Nasrullah mengatakan kalau kliennya saat itu tidak punya waktu. Pihak keluarga Angelina, lanjutnya, tengah mempertimbangkan dokter spesialis bedah tulang mana yang terbaik.
"Ada dua pilihan, bisa saja dihandle oleh KPK atas biaya negara atau bisa juga biaya Angie. Cuma Angie dan keluarga mengatakan tidak ingin jadi berita tentang fasilitas dari keuangan Negara," kata Nasrullah.
Dalam kasus ini Angelina diduga menerima pemberian atau janji terkait pembahasan anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendiknas. KPK menemukan 16 aliran dana ke Angelina terkait proyek di dua kementerian tersebut.
Sebelumnya, Angelina juga mengeluh sinusitis. Anggota DPR asal fraksi Partai Demokrat itu meminta diperiksa di dokter khusus telinga hidung dan tenggorokan (THT).
Setelah diperiksa dokter KPK, Angie pun dibawa ke Rumah Sakit THT, Perhati, Jakarta, 1 Mei 2012 lalu. Kemudian, karena sinusitisnya tidak akut, Angie dikembalikan ke rutan tanpa perlu rawat inap.  kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar