JAKARTA,
ReALITA Online — Tersangka kasus dugaan suap
penganggaran proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian
Pendidikan Nasional, Angelina Sondakh, berniat melakukan operasi tulang bahu.
Pengacara Angelina, Teuku Nasrullah mengklaim kalau kliennya itu telah mendapat
izin dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Dokter
KPK rekomendasikan untuk segera ditangani oleh dokter bedah tulang, tapi
keluarga lagi cari dokter bedah tulang mana yang bagus dan tidak menimbulkan
bekas," kata Nasrullah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/5/2012), saat
hendak menjenguk Angelina di Rumah Tahanan Jakarta Timur Cabang KPK.
Menurut
Nasrullah, Angelina mengalami patah tulang bahu sejak sebelum masuk tahanan,
tepatnya sekitar 2010. Jika masalah tulang bahunya itu tidak dioperasi, menurut
Nasrullah, dikhawatirkan akan menyerang sel-sel daging sehingga menimbulkan
sakit yang luar biasa.
Saat
ditanya mengapa tidak operasi saat sebelum ditahan, Nasrullah mengatakan kalau
kliennya saat itu tidak punya waktu. Pihak keluarga Angelina, lanjutnya, tengah
mempertimbangkan dokter spesialis bedah tulang mana yang terbaik.
"Ada
dua pilihan, bisa saja dihandle
oleh KPK atas biaya negara atau bisa juga biaya Angie. Cuma Angie dan keluarga
mengatakan tidak ingin jadi berita tentang fasilitas dari keuangan
Negara," kata Nasrullah.
Dalam
kasus ini Angelina diduga menerima pemberian atau janji terkait pembahasan
anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendiknas. KPK menemukan 16 aliran dana ke
Angelina terkait proyek di dua kementerian tersebut.
Sebelumnya,
Angelina juga mengeluh sinusitis. Anggota DPR asal fraksi Partai Demokrat itu
meminta diperiksa di dokter khusus telinga hidung dan tenggorokan (THT).
Setelah
diperiksa dokter KPK, Angie pun dibawa ke Rumah Sakit THT, Perhati, Jakarta, 1
Mei 2012 lalu. Kemudian, karena sinusitisnya tidak akut, Angie dikembalikan ke
rutan tanpa perlu rawat inap. kompas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar