BEKASI, ReALITA Online — Dewan Perwakilan
Cabang (DPC) PDIP Kota Bekasi akan mempergunakan dana pendaftaran yang
terkumpul dari 13 bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi sebagai
biaya pelaksanaan uji publik terhadap nama-nama yang terjaring.
Ketua
Desk Pilkada DPC PDIP Kota Bekasi Darius Dolok Saribu mengatakan, dari ketiga
belas bakal calon yang terjaring terkumpul dana Rp 130 juta. Ketika pengambilan
formulir, masing-masing bakal calon menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta.
"Uang
itu bukan untuk membeli formulir, tapi nantinya akan dipergunakan untuk
kepentingan para bakal calon juga. Sebab ada sejumlah tahapan yang akan
dilakukan untuk mengetahui tingkat popularitas, elektabilitas, dan kapabilitas
mereka di mata masyarakat," kata Darius kala menggelar konferensi pers di
Sekretariat DPC PDIP Kota Bekasi, Kamis (31/5).
Tahapan
yang dimaksud ialah pemasangan baliho ketiga belas bakal calon di seantero Kota
Bekasi. Masing-masing bakal calon juga dijadwalkan menggelar sosialisasi ke
seluruh Perwakilan Anak Cabang (PAC) dan ranting. Selain itu, DPC PDIP akan
menggandeng salah satu lembaga survey terpercaya untuk melakukan penilaian
terhadap para bakal calon.
"Sejujurnya,
dana yang terkumpul hanya cukup untuk membayar lembaga survey. Sementara
sisanya, akan ditanggung bersama oleh para bakal calon. Saat mengambil formulir
pendaftaran, mereka telah sepakat untuk bergotong royong menutupi dana yang
dibutuhkan untuk proses seleksi ini," kata Darius.
Hasil
survey, lanjut Darius, akan dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan DPC
yang akan merekomendasikan nama-nama bakal calon ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
PDIP Jawa Barat. Selain itu, penilaian juga dlakukan selama bakal calon
menggelar sosialisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Mengenai
penentuan bakal calon yang akan diusung sebagai wali kota atau wakil wali kota
bahkan pasangan wali kota dan wakilnya berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat
(DPP) PDIP.
"Jika
pada akhirnya nama yang direkomendasikan dianggap tidak kredibel oleh DPP, bisa
saja mereka menyodorkan nama yang mereka pilih," katanya. PRLM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar