Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 31 Mei 2012

Pemkab Karawang Siapkan Sistem Baru Penerimaan Siswa


Kadisdikpora Kab. Karawang
Agus Supriatman
KARAWANG, ReALITA Online — Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat memberlakukan sistem baru dalam penerimaan peserta didik tahun pelajaran 2012/2013.
"Dalam sistem yang baru ini, pelaksanaan penerimaan peserta didik baru pada tahun ini akan sangat berbeda dari penerimaan peserta didik baru tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang, Agus Supriatman, di Karawang, Rabu (30/5).
Dikatakannya, sistem baru penerimaan peserta didik baru pada tahun ini diberlakukan dalam rangka memenuhi harapan masyarakat dan para pengelola pendidikan. Pemberlakuan sistem dan mekanisme yang baru itu juga bagian dari implementasi hasil musyawarah, dan saran para pemangku pendidikan di Karawang.
Menurut dia, pihaknya memberlakukan sistem baru penerimaan peserta didik baru, karena terdapat sejumlah permasalahan pada sistem penerimaan peserta didik baru tahun-tahun sebelumnya, seperti keterbatasan daya tampung sekolah dan jumlah guru, serta sekolah-sekolah swasta yang terancam gulung tikar.
"Sehubungan dengan adanya berbagai permasalahan tersebut, kami berupaya menampung usulan-usulan dari berbagai pihak, sehingga disimpulkan akan diterapkan sistem yang baru pada penerimaan peserta didik baru tahun ini," katanya.
Pada sistem yang baru, khusus di SMA/SMK Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2012/2013 dilaksanakan secara online. Dengan sistem itu, maka peserta didik harus mengikuti tes akademis dan tes minat bakat melalui kerja sama dengan pihak perguruan tinggi.
Untuk penerimaan peserta didik baru di sekolah-sekolah non-RSBI didasarkan pada pedoman dan rencana kuota yang merupakan hasil pemetaan sekolah negeri maupun swasta, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Karawang yang akan diterbitkan.
Dalam penerimaan peserta didik baru nanti, kata dia, setiap peserta dapat memilih dua pilihan, yakni memilih ke sekolah negeri untuk pilihan satu dan pilihan keduanya ialah sekolah swasta.
Sedangkan kuota penerimaan peserta didik baru tahun ini ialah 70 persen untuk calon peserta didik yang akan diseleksi sesuai surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN).
Kemudian lima persen untuk peserta didik yang memiliki prestasi keolahragaan, kesenian dan keagamaan pada tingkat kabupaten, tingkat Provinsi dan tingkat nasional.
Sedangkan sisanya, kuota 25 persen dipersiapkan untuk bina lingkungan sekitar desa yang dibuktikan dengan kartu keluarga dan khusus Untuk SMA/SMK/MA memprioritaskan siswa yang tidak mampu secara Ekonomi.
Menurut Agus, keuntungan dengan sistem yang baru itu ialah dapat memberikan kesempatan kepada peserta dari manapun yang memiliki prestasi akademis, serta memberi penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi keolahragaan, kesenian dan keagamaan.
Selain itu, sistem yang baru itu juga melayani calon peserta didik yang berdomisili di sekitar desa, memprioritaskan siswa miskin untuk masuk sekolah negeri, mengoptimalisasi sekolah swasta untuk terus berkembang, dan lain-lain. ANT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar