Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 30 Mei 2012

Tak Hujan Sepekan Sawah di Purwakarta Retak-retak


ilustrasi sawah retak
PURWAKARTA, ReALITA Online — Sebagian persawahan di Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tampak mulai retak-retak akibat kekurangan air, Rabu (30/5/2012). Padi usia 30-45 hari di daerah itu terancam kekeringan.
Sejumlah petani mulai mengupayakan air dengan memompa dari Situ Cigangsa. Sebagian lainnya membendung saluran untuk mengefektifkan aliran air ke petak-petak sawahnya.
Di sebagian petak, sawah tampak kering. Retakan tanah relatif lebar, 1-2 sentimeter, dan sebagian daun tanaman terlihat layu dan kering. Padahal, baru sepekan hujan tak mengguyur kawasan itu.
Situ Cigangsa yang diharapkan mengairi puluhan hektar sawah di Campakasari juga mulai kekurangan air. Sebagian dasar perairan mulai terlihat dan telah ditumbuhi rumput liar. Petani berharap hujan turun lagi untuk menyelamatkan padi mereka hingga panen tiba. Panen diperkirakan masih 50-75 hari lagi. kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar