JAKARTA, ReALITA Online — Pemilihan
Presiden (Pilpres) 2014 masih dua tahun lagi. Karenanya, untuk saat ini rakyat
jangan melulu disuguhi dan dipertontonkan soal calon presiden (capres) dan
calon wakil presiden (cawapres). Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, Kamis 24 Mei 2012.
"Lebih
baik sekarang menunjukkan kerja, kinerja, empati, program-progam yang
bener-bener pro rakyat, bukan hanya dibuat pencitraan belaka. Termasuk juga
tunjukkan pikiran-pikiran yang visioner," kata Marwan.
Dijelaskannya,
memunculkan capres dan cawapres terlalu dini akan memperburuk citra parpol,
karena dapat dituding hanya memikirkan kekuasaan belaka. Meskipun, tanpa
dipungkiri, sosialisasi capres dan cawapres perlu.
"Jika
terlalu dini akan tidak baik jika dikorelasikan dengan kebutuhan masyarakat
saat ini. Tercukupinya akan, papan, dan sandang," jelas Marwan.
Bahkan
yang tidak masuk akal, kata Marwan, adalah muncul atau dimunculkannya beberapa
capres dan cawapres yang sama sekali tidak punya massa akar rumput (grass
root).
"Tanpa
punya basis yang jelas. Hanya bermain-main ditingkat elit, dan bahkan
elitis," ucapnya.
Menurutnya,
memimpin negara sebesar dan sekompleks Indonesia ini tidak mudah. Tidak cukup
hanya membaca buku saja dan mengisi seminar-seminar.
"Capres
butuh visi yang futuristik dengan mengenali lebih dalam realitas sosial
masyarakat di level paling bawah. Di desa-desa, di kampung-kampung, di
pedalaman-pedalaman, di pulau-pulau terpencil, di perbatasan-perbatasan,"
jelas Marwan. VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar