Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 18 Mei 2012

Warga Rusak Rumah Pelaku Pencabulan di Karawang


KARAWANG, ReALITA Online — Ratusan warga Desa Parakan Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat merusak rumah milik Entis Sutisna, seorang yang diduga melakukan pencabulan terhadap lima anak di bawah umur, Jumat (18/5) dinihari.
Akibat amukan massa, rumah milik Entis yang berlokasi di Dusun Parakan, Desa Parakan, Kecamatan Tirtamulya itu rusak dan barang seisi rumahnya berantakan.
Pada Jumat dinihari tersebut, warga yang datang secara bergerombolan langsung melempari rumah Entis dengan batu dan menghancurkan dinding rumahnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, aksi massa yang merusak rumah milik Entis itu dipicu adanya informasi kalau Entis telah melakukan pencabulan terhadap lima anak yang masih di bawah umur.
Seorang warga setempat, Toha mengatakan, pada saat itu warga mengetahui kalau Entis telah diamankan di Pos Polisi Tirtamulya, sebuah pos polisi yang merupakan wilayah Polsek Cikampek. Setelah mendengar kabar diamankannya Entis di pos polisi, warga mendatangi Pos Polisi Tirtamulya.
Pada Kamis (17/5) tengah malam itu, warga hampir menyerang Pos Polisi Tirtamulya. Tetapi aparat kepolisian dari Dalmas Polres Karawang cepat datang ke lokasi sehingga tidak sampai terjadi penyerangan Pos Polisi Tirtamulya.
Akibat kekesalan yang sudah memuncak, warga kemudian menuju rumah Entis, seorang yang diduga melakukan pencabulan itu di Dusun Parakan Desa Parakan Kecamatan Tirtamulya.
Sesampainya di sekitar rumah Entis, ratusan warga langsung melempari rumah semi permanen itu dengan batu. Dinding rumah Entis yang terbuat dari bambu dan triplek hancur.
"Tidak ada warga yang berani mencegah aksi perusakan itu," kata Toha. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Karena para penghuni rumah itu sudah mengungsi sebelum aksi penyerangan warga.  ANT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar