Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 11 Agustus 2011

Disperindagkop Kota Bekasi Siapkan Enam Ribu Paket Sembako Murah

BEKASI, ReALITA Online — Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi mempersiapkan enam ribu paket sembako yang akan disebar untuk warga di 12 kecamatan saat digelarnya operasi pasar. Operasi pasar yang rencananya digelar pada 25 dan 26 Agustus 2011 itu ditujukan untuk menstabilkan harga sejumlah kebutuhan pokok yang sudah sebulan terakhir naik.

Kepala Disperindagkop Kota Bekasi Hasbullah mengatakan, paket sembako yang dipersiapkan instansinya seharga masing-masing Rp 40.000,00. Namun warga cukup menebus dengan harga Rp 15.000,00 untuk paket sembako yang terdiri dari beras, gula, kecap, minyak goreng, dan lain-lain.

"Selisih harganya disubsidi dari APBD 2011 sebesar Rp 11.000,00 per paket. Sementara sisanya disubsidi pihak ketiga," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/8).

Meskipun akan menyebarkannya secara merata ke 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi, masing-masing kecamatan belum tentu mendapatkan jatah yang sama. Disperindagkop akan membagikannya secara proporsional ke kecamatan-kecamatan tersebut. Di kecamatan yang didapati warga tidak mampu lebih banyak akan mendapatkan jumlah paket lebih banyak pula. "Paket sembako ini memang diprioritaskan untuk warga tidak mampu," kata Hasbullah menambahkan.

Agar paket-paket sembako tersebut tidak salah dimanfaatkan, warga tidak mampu yang boleh menebus paket sembako murah ini nantinya akan diberi kupon. Sementara penentuan siapa yang berhak mendapatkan kupon akan ditentukan pihak kecamatan yang dinilai lebih paham mengenai kondisi warganya.

Jika paket sembako murah dalam rangka operasi pasar tersebut hanya dapat dinikmati warga tidak mampu, masyarakat Kota Bekasi lain dapat pula membeli sejumlah kebutuhan pokok yang harganya lebih murah daripada di pasar. Sebelum digelar operasi pasar, pada 13-14 Agustus 2011 diselenggarakan pula bazar Ramadan yang bertempat di Lapangan Multiguna Kota Bekasi.

"Pengisinya tenant-tenant kebutuhan pokok juga, semisal beras, minyak, gula, mie, dan lain-lain. Bulog menyatakan kesiapannya menyediakan 20 ton beras yang akan dijual dengan harga murah," katanya.

Sementara bagi masyarakat yang ingin melengkapi kebutuhan Hari Raya dengan barang-barang berharga terjangkau, dapat mencarinya di Ramadan Fair. Tahun ini, penyelenggaraannya dipusatkan di Kantor Kecamatan Rawalumbu karena ingin menjangkau kalangan masyarakat luas.

"Kalau Ramadan Fair yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Koperasi ini diramaikan UKM yang ada di Kota Bekasi. Produknya tidak melulu makanan," katanya. PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar