Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***
Tampilkan postingan dengan label hukum dan kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hukum dan kriminal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2012

Oentaryo Ditemukan Sekarat di Selokan


JAKARTA, ReALITA Online — Oentaryo Kurniawan, warga komplek TVRI Blok D7/23 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, tergeletak lemah di RS Mitra Keluarga Cibubur sejak Selasa (4/9/2012) lalu. Pria berusia 56 tahun ini mengalami luka tusuk oleh orang tidak dikenal.
Peristiwa itu diketahui warga Kampung Cakung RT 005/004 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (4/9) lalu. Saat itu, Oentaryo merayap mencari pertolongan warga sekitar dalam keadaan luka akibat benda tajam pada leher.

Jumat, 07 September 2012

Polri Geledah Rumah di Bandung


JAKARTA, ReALITA Online — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menggeledah rumah mertua Sukotjo S Bambang, tersangka kasus simulator SIM. Penggeledahan berlangsung di Bandung, Jawa Barat. Hal ini disampaikan kuasa hukum Sukotjo, yakni Erick S Paat.
"Sedang dilakukan penggeledahan oleh Bareskrim terkait dugaan korupsi simulator di Sumber Asih 6-20 dan 6-22 daerah sumber Sari Pasir Koja Bandung," kata Erick, melalui pesan singkat pada wartawan di Jakarta, Kamis (6/9/2012) malam.

Ricuh Sidang Pembunuhan Sales Mobil di PN Karawang


Keluarga korban mengejar terdakwa
KARAWANG, ReALITA Online — Sidang pembunuhan seorang sales mobil di Pengadilan Negeri Kelas Satu Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diwarnai kericuhan. Keluarga korban berusaha menyerang terdakwa saat digiring ke dalam mobil tahanan.
Usai sidang, Kamis (6/9/2012), keluarga korban mendatangi terdakwa. Mereka berusaha memukuli terdakwa yang tega membunuh Dona Darmawan. Motif pembunuhan, yaitu terdakwa menduga Dona berselingkuh dengan istrinya.

Rabu, 05 September 2012

Saat Ganti Ban yang Kempes Rp 60 Juta Dirampok


ilustrasi perampokan
BEKASI, ReALITA Online — Kusmanto pegawai perusahaan ekspedisi pengendara mobil korban kehilangan tas berisi uang Rp 60 juta saat mengganti ban kempes di depan Kompleks Rumah Toko Pangkalan, Jalan Ahmad Yani, RT 4 RW 1, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (04/09/2012) pukul 14.15.
Warga Perumahan Taman Wisma Asri, Teluk Pucung, Bekasi Utara, ini kecurian saat mengganti ban kempes akibat paku yang tampaknya sengaja ditebar oleh pelaku.

Selasa, 04 September 2012

PRT Dibunuh Kekasih Karena Tolak Hubungan Badan


ilustrasi pembunuhan
BEKASI, ReALITA Online — Desi Juwitasari (23) seorang penata rumah tangga ditemukan tewas akibat dibunuh di rumah majikan di Kompleks Kranggan Permai, Jatisampurna, Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (2/9/2012).
          Desi, warga Cibeureum, Ciaruteun Udik, Cibungbulang, Bogor, dibunuh oleh lelaki yang diyakini kekasihnya yakni Asep Kamaludin 24, warga Cibening, Pamijahan, Bogor. Keduanya berkenalan melalui situs jejaring sosial Facebook tiga bulan lalu.

Paha Gadis Ditembak Ketika Pergoki Pencuri


ilustrasi curanmor
BEKASI, ReALITA Online — Seorang gadis bernama Warsita (18) terluka di paha kanan akibat terserempet peluru yang ditembakkan oleh pencuri sepeda motor di rumahnya di Kampung Gabus Tengah, Srimukti, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (3/9/2012) dini hari. Korban adalah anak Artan (50), juragan kambing di kampung tersebut.
Warsita ditembak karena memergoki empat pencuri yang akan melarikan sepeda motor Kawasaki Ninja milik ayahnya. Kendaraan itu diparkir di teras rumah dan sudah dituntun oleh pelaku.

Minggu, 02 September 2012

Suami Ngobor Ikan, Istri Diobor Lelaki Lain


KARAWANG, ReALITA Online — Pada 13 Agutsus 2012 atau bulan Ramadan, Idam, Incin, dan Dawan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat,  memergoki  Karmah istri Komar Seorang Dusun Krajan Rt.02, Rw.01 pada malam hari pukul 21.00 WIB memasukkan Karnah ke dalam rumah. Kecurigaan ketiga lelaki ini bisa dimaklum karena Komar meraka ketahui sedang mengobor ikan di tambak udang dan bandeng.                                             
Menurut penuturan Dawan, mereka mencoba mengendap untuk mengintip apa yang terjadi di dalam sebuah kamar rumah milik Komar.

Suami Ngobor Ikan, Istri Diobor Lelaki Lain


KARAWANG, ReALITA Online — Pada 13 Agutsus 2012 atau bulan Ramadan, Idam, Incin, dan Dawan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat,  memergoki  Karmah istri Komar Seorang Dusun Krajan Rt.02, Rw.01 pada malam hari pukul 21.00 WIB memasukkan Karnah ke dalam rumah. Kecurigaan ketiga lelaki ini bisa dimaklum karena Komar meraka ketahui sedang mengobor ikan di tambak udang dan bandeng.                                             
Menurut penuturan Dawan, mereka mencoba mengendap untuk mengintip apa yang terjadi di dalam sebuah kamar rumah milik Komar.

Selasa, 21 Agustus 2012

Jimly: Bentuk Pengadilan Tipikor di 5 Wilayah


Hakim ad hoc pengadilan tipikor,
Kartini Juliana Magdalena Marpaung


JAKARTA, ReALITA Online — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menilai, sebaiknya pengadilan tindak pidana korupsi untuk saat ini hanya dibentuk di lima provinsi.
 Langkah itu, menurut Jimly, untuk mencegah penyimpangan yang dilakukan hakim.
"Pengadilan tipikor di seluruh Indonesia lebih baik dikembalikan per wilayah aja dulu," kata Jimly di sela-sela open house menyambut Idul Fitri 1433 H di kediamannya, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2012).

Irjen Djoko Berjanji Kooperatif Jalani Proses Hukum di KPK


Irjen Pol Djoko Susilo
JAKARTA, ReALITA Online — Inspektur Jenderal (Irjen) Djoko Susilo berjanji kooperatif menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi sepanjang proses itu sesuai ketentuan. Hal tersebut disampaikan salah seorang pengacara Djoko, Juniver Girsang, saat dihubungi wartawan, Selasa (22/8/2012).
"Sepanjang sesuai dengan ketentuan, kami kooperatif," kata Juniver. Demikian juga jika KPK memanggil Djoko untuk diperiksa. Menurut Juniver, kliennya akan kooperatif selama panggilan pemeriksaan KPK itu didasarkan prosedur hukum yang baku.

Rabu, 01 Agustus 2012

Hukuman Koruptor Tidak Timbulkan Efek Jera


JAKARTA, ReALITA Online — Walaupun lebih banyak pengadilan memvonis bersalah Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) dibanding yang divonis bebasg, koalisi masyarakat anti korupsi tetap memberikan catatan.Menurut penilaian koalisi LSM, penanganan kasus korupsi oleh Pengadilan Tipikor tidak menimbulkan efek jera.
"Penjatuhan pidana penjara bagi koruptor tergolong rendah, hanya berkisar 1-2 tahun. Hingga saat ini, bahkan tidak ditemui koruptor yang divonis penjara di atas 10 tahun oleh Pengadilan Tipikor. Kalau begitu mana ada koruptor yang jera atas hukuman telah melakukan tindak korupsi," ujar Donald Farisi, Peneliti Divisi Peradilan ICW di Jakarta, Rabu (1/7/2012).

Polres Purwakarta Sita 44.992 Butir Petasan


PURWAKARTA, ReALITA— Kepolisian Resor Purwakarta,Jawa Barat,  menyita 44.992 butir petasan dari sejumlah pedagang di Kabupaten Purwakarta dalam razia sepekan terakhir. Sebanyak 108 pedagang dipanggil dan diberi imbauan untuk tidak menjual petasan lagi.
Kepala Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar (AKBP) Bahtiar Ujang Purnama, Rabu (1/8/2012), mengatakan, pihaknya menerima aduan dari masyarakat terkait dengan maraknya petasan.

Selasa, 31 Juli 2012

Ada Korban Bullying Dipaksa Minum Miras


JAKARTA, ReALITA Online — Korban dugaan penganiayaan terhadap siswa baru di SMA Don Bosco, Pondok Indah, Jakarta Selatan, mengaku dipaksa meneguk minuman keras oleh para seniornya. Jumlah korban yang melapor ke polisi kini bertambah menjadi 5 orang.
"ADA korban yang mengaku disuruh minum bir, disundut rokok pada tengkuknya, dan dipukul," kata Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hermawan dalam jumpa pers di Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Sabtu 28 Juli 2012.

Jumat, 27 Juli 2012

Kejagung Masih Proses Kasus Korupsi 8 Kepala Daerah


Jaksa Agung Basrief Arief
JAKARTA, ReALITA Online — Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku masih memproses kasus korupsi 8 Kepala Daerah. Namun, Jaksa Agung Basrief Arief belum mengetahui pasti tersangka yang sudah menjalani pemeriksaan atau belum. Beberapa di antaranya masih menunggu izin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Jumlahnya enggak begitu tahu, tapi sekarang kan mekanismenya sudah lebih baik, itu akan dilakukan ekspose (gelar perkara) di Sekretariat Kabinet. Kalau sudah selesai di sana (Sekab), diajukan ke Presiden.

Hartati Mengaku Dimintai Rp 3 Miliar oleh Amran


JAKARTA, ReALITA Online — Pemilik PT Hardaya Inti Plantation (PT HIP) dan PT Cipta Cakra Murdaya (PT CCM), Hartati Murdaya Poo mengaku dimintai uang senilai Rp 3 miliar oleh Bupati Buol, Amran Batalipu.
Menurut Hartati, dari Rp 3 miliar yang diminta itu, Amran sudah diberi Rp 1 miliar. "Rp 3 miliar, di telepon ada itu, setahu saya 1 (1 miliar) dikasih, tapi saya gak ngasih," kata Hartati saat ditanya berapa nilai uang yang diminta Amran di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta, Jumat (27/7/2012).

Kamis, 26 Juli 2012

Karyawan SPBU di Cikarang Dirampok


CIKARANG, ReALITA Online — Karyawan SPBU di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dirampok. Polisi sudah mengantongi identitas 5 pelaku, kini tengah diburu.
"Kita sudah ada beberapa pelaku yang dicurigai. Anggota sedang di lapangan," ujar Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bekasi, Kompol Dedy Murti, seperti dikutip detikcom, Kamis (26/7/2012).
Menurut Dedy, sudah ada 3 saksi yang diperiksa polisi. Kawanan perampok tersebut diketahui tidak menggunakan topeng. Mereka memakai helm full face.

Rabu, 25 Juli 2012

Bos Koperasi Langit Biru Ditangkap Saat Mau Buka Puasa


Jaya Komara
JAKARTA, ReALITA Online — Pendiri Koperasi Langit Biru, Jaya Komara akhirnya ditangkap di Purwakarta, Jawa Barat Selasa (24/7/2012) malam. Saat ditangkap, Jaya sedang dalam persiapan berbuka puasa di sebuah hotel.

Selasa, 24 Juli 2012

Kejari Akhirnya Menyidik Kasus Dugaan Penyimpangan Uang PDAM


KARAWANG, ReALITA Online — Setelah lama tertunda, Kejaksaan Negeri Karawang akhirnya meningkatkan kasus dugaan penyimpangan keuangan PDAM Tirta Tarum dari Penyelidikan (Lid) ke Penyidikan (Dik). Namun demikian, pihak Kejari belum bersedia membeberkan siapa saja calon tersangka yang terjerat kasus itu.
"Berkas penyelidikan dari Seksi Intelejen telah dilimpahkan ke Seksi Pidana Khusus, Selasa ini. Dalam waktu dekat kami akan umumkan para tersangkanya," ujar Kepala Kejari Karawang, Katarina Endang Sarwesti, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/7/12).

Polres Karawang Sita Ratusan Ribu Butir Petasan


KARAWANG, ReALITA Online — Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyita ratusan ribu butir petasan beserta ribuan botol minuman keras berbagai merk dari hasil "Operasi Penyakit Masyarakat Lodaya 2012" yang digelar sejak tiga hari terakhir.
"Untuk sementara, dari hasil Operasi Pekat Lodaya 2012 selama tiga hari terakhir, petugas menyita sebanyak 123.748 butir petasan dan 1.151 botol minuman keras berbagai merk dan ukuran," kata Kapolres Karawang, AKBP Arman Achdiat, di Karawang, Senin (23/7).

Minggu, 22 Juli 2012

Jaksa Agung Prihatin Institusinya Disebut Terkorup


JAKARTA, ReALITA Online — Jaksa Agung Basrief Arief merasa prihatin dan menyesalkan rilis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) yang mengungkapkan, Kejaksaan Agung merupakan institusi terkorup.
Menurut Basrief, FITRA sudah menyampaikan ke Kejaksaan Agung klarifikasi atas data yang mereka siarkan tersebut. "Saya prihatin dan saya sesalkan, sudah diklarifikasi oleh FITRA, ada tiga hal, ada terkait PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), itu PNBP berkaitkan dengan verstek, dan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Basrief di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Minggu (22/7/2012).