![]() |
| kebakaran di cakung |
JAKARTA,
ReALITA Online —
Sekitar 247 dari total 307 kios penampungan sementara pedagang Pasar
Ujungmenteng, di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (3/3) dini
hari, hangus terbakar.
Dugaan
sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu kios yang ada di
bagian tengah kawasan tersebut. Selain hanguskan ratusan kios, kebakaran ini
juga mengakibatkan seorang pedagang mengalami luka-luka, ketika berusaha
memadamkan kobaran api.
Kobaran
api berhasil dijinakkan petugas 1,5 jam kemudian, menggunakan 30 unit mobil
pemadam dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur.
Muhammad
(40), seorang pedagang mie instan, yang kiosnya turut dilalap api menuturkan,
kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Sebelum hanguskan kios miliknya,
Muhammad melihat kepulan asap tebal di kios bagian tengah. Dari kepulan asap
itu, muncul api yang langsung membakar kios-kios yang sebagian besar terbuat
dari kayu.
Sejumlah
pedagang yang sedang melakukan aktivitasnya panik dan berusaha memadamkan
kobaran api. "Awalnya saya hanya melihat kepulan asap tebal, ternyata api
sudah membakar kios. Karena susah cari air untuk memadamkan api, membuat
kebakaran cepat merembet ke kios lainnya. Apalagi tempat penampungan ini
terbuat dari kayu semua," tutur Muhammad.
Seorang
pedagang yang belum diketahui identitasnya, mengalami luka, karena tertimpa
atap. Korban mengalami luka saat bersama ratusan pedagang lainnya tengah
berusaha memadamkan kobaran api. Tanpa disadarinya, atap kios yang rapuh runtuh
dan menimpa kepalanya. Oleh petugas, korban dilarikan ke klinik terdekat.
Humas
PD Pasar Jaya, Yohanes Daramonsidi, mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan
penyebab kebakaran tersebut. Namun, api berasal dari sebuah toko tekstil yang
berada di tengah kawasan tersebut. Dikatakan, jumlah kios di tempat penampungan
yang terbakar sebanyak 307 kios, yang menjual berbagai macam barang dan bahan
makanan.
Dari
total kios yang ada di kawasan itu, tidak semua kios terbakar. Sejauh ini
diperkirakan 247 kios menjadi korban. Sementara kios-kios yang ada di bagian
pinggir, masih utuh dan tidak terkena api.
Kerugian
materi akibat kebakaran ini belum bisa dihitung sebab belum diketahui secara pasti
kios apa saja yang terbakar. Yohanes mengatakan, pasar yang terbakar merupakan
pasar penampungan sementara, karena Pasar Ujung Menteng yang dibangun pada
tahun 1985, sedang direhab total.
Saat
ini perbaikan pasar sudah mencapai 93 persen, sehingga, untuk para pedagang
yang kiosnya terbakar, dalam waktu dekat sudah bisa menempati Pasar Ujung
Menteng. "Kami rapikan dan bersihkan, dalam waktu dekat sudah bisa
digunakan," kata Yohanes.
Perwira
Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin PKPB)
Jakarta Timur, Mulyanto, mengatakan, dugaan sementara, kebakaran dipicu
korsleting listrik.
Namun
untuk mengetahui sumber api, pihaknya bersama petugas kepolisian dari Polsek
Cakung masih melakukan penyelidikan. Dikatakan Mulyanto, pihaknya menurunkan 30
unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. 1,5 jam kemudian sekitar pukul 01.30
WIB, api sudah bisa dipadamkan.
"Untuk
padamkan api kami kerahkan 30 unit mobil pemadam dan 5 unit mobil pendukung.
Kami sempat mengalami kesulitan karena akses menuju pasar yang macet total dan
sumber air juga sulit didapat," kata Mulyanto. suarapembaruan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar