Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 03 Maret 2012

Kebakaran di Cakung, 247 Kios Ludes


kebakaran di cakung
JAKARTA, ReALITA Online — Sekitar 247 dari total 307 kios penampungan sementara pedagang Pasar Ujungmenteng, di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (3/3) dini hari, hangus terbakar.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu kios yang ada di bagian tengah kawasan tersebut. Selain hanguskan ratusan kios, kebakaran ini juga mengakibatkan seorang pedagang mengalami luka-luka, ketika berusaha memadamkan kobaran api.
Kobaran api berhasil dijinakkan petugas 1,5 jam kemudian, menggunakan 30 unit mobil pemadam dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur.
Muhammad (40), seorang pedagang mie instan, yang kiosnya turut dilalap api menuturkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Sebelum hanguskan kios miliknya, Muhammad melihat kepulan asap tebal di kios bagian tengah. Dari kepulan asap itu, muncul api yang langsung membakar kios-kios yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Sejumlah pedagang yang sedang melakukan aktivitasnya panik dan berusaha memadamkan kobaran api. "Awalnya saya hanya melihat kepulan asap tebal, ternyata api sudah membakar kios. Karena susah cari air untuk memadamkan api, membuat kebakaran cepat merembet ke kios lainnya. Apalagi tempat penampungan ini terbuat dari kayu semua," tutur Muhammad.
Seorang pedagang yang belum diketahui identitasnya, mengalami luka, karena tertimpa atap. Korban mengalami luka saat bersama ratusan pedagang lainnya tengah berusaha memadamkan kobaran api. Tanpa disadarinya, atap kios yang rapuh runtuh dan menimpa kepalanya. Oleh petugas, korban dilarikan ke klinik terdekat.
Humas PD Pasar Jaya, Yohanes Daramonsidi, mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Namun, api berasal dari sebuah toko tekstil yang berada di tengah kawasan tersebut. Dikatakan, jumlah kios di tempat penampungan yang terbakar sebanyak 307 kios, yang menjual berbagai macam barang dan bahan makanan.
Dari total kios yang ada di kawasan itu, tidak semua kios terbakar. Sejauh ini diperkirakan 247 kios menjadi korban. Sementara kios-kios yang ada di bagian pinggir, masih utuh dan tidak terkena api.
Kerugian materi akibat kebakaran ini belum bisa dihitung sebab belum diketahui secara pasti kios apa saja yang terbakar. Yohanes mengatakan, pasar yang terbakar merupakan pasar penampungan sementara, karena Pasar Ujung Menteng yang dibangun pada tahun 1985, sedang direhab total.
Saat ini perbaikan pasar sudah mencapai 93 persen, sehingga, untuk para pedagang yang kiosnya terbakar, dalam waktu dekat sudah bisa menempati Pasar Ujung Menteng. "Kami rapikan dan bersihkan, dalam waktu dekat sudah bisa digunakan," kata Yohanes.
Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin PKPB) Jakarta Timur, Mulyanto, mengatakan, dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.
Namun untuk mengetahui sumber api, pihaknya bersama petugas kepolisian dari Polsek Cakung masih melakukan penyelidikan. Dikatakan Mulyanto, pihaknya menurunkan 30 unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. 1,5 jam kemudian sekitar pukul 01.30 WIB, api sudah bisa dipadamkan.
"Untuk padamkan api kami kerahkan 30 unit mobil pemadam dan 5 unit mobil pendukung. Kami sempat mengalami kesulitan karena akses menuju pasar yang macet total dan sumber air juga sulit didapat," kata Mulyanto. suarapembaruan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar