![]() |
| Pendukung pasangan Dahsyat demo KPUD Kab. Bekasi |
CIKARANG, ReALITA Online — Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan pasangan Neneng
Hasanah Yasin dan Rohim Mintareja (Nero) sebagai pemenang Pemilihan Kepala
Daerah (Pilkada) setempat.
"Berdasarkan
hasil rekapitulasi suara dari 23 kecamatan Kabupaten Bekasi, Neneng-Rohim
(Nero) memperoleh 442.857 suara atau setara dengan 41,06 persen," kata
Ketua KPU Kabupaten Bekasi Adi Susila, usai Rapat Pleno Rekapituasi Suara di
kantor KPU setempat, Kamis(15/3/2012) malam.
Sementara
perolehan suara di tingkat kedua diraih pasangan Sa`duddin dan Jamalulail Yunus
(Saja) memperoleh 331.638 (30,75 persen). Pasangan Darip Mulyana dan Jejen
Sayuti (Dahsyat) berada di urutan terakhir dengan perolehan 304.108 suara
(28,19 persen).
"Hasilnya
sudah jelas, pasangan nomor urut satu, Neneng Hasanah Yasin dan Rohim Mintareja
yang tampil sebagai pemenang," katanya.
Dikatakan
Adi, pengumuman pemenang Pilkada Kabupaten Bekasi memang lebih cepat dari yang
semula dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2011. Hal itu dikarenakan proses
rekapitulasi suara yang telah rampung di tingkat kecamatan lebih awal dari
jadwal yang diperkirakan.
"Jadwal
diatur demikian karena semula dikhawatirkan rekapitulasi memakan waktu lama
hingga batas maksimal, yakni tiga hari. Kalau sekarang pun beres, kenapa harus
ditunda lagi," katanya.
Adi
menambahkan, pihaknya membuka kesempatan bagi pihak yang merasa keberatan
dengan penetapan itu untuk memproses materi gugatan yang diajukan ke Mahkamah
Konstitusi.
"Karena
pemenang sudah ditetapkan hari ini, mulai besok, Senin, dan Selasa, pengajuan
gugatan sudah dapat dilakukan," katanya.
Sementara
itu, rapat pleno tersebut turut dihadiri perwakilan dari masing-masing tim
sukses, Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Pemilu, dan
sejumlah perwakilan tokoh masyarakat.
340 Personel Amankan KPUD Bekasi
Polres
Kabupaten Bekasi bersiaga di KPUD Kabupaten Bekasi jelang rekapitulasi
penghitungan suara yang dimulai Kami. Menurut Kapolresta Bekasi, AKBP Wahyu
Hadiningrat, pihaknya telah menyiapkan 340 personel gabungan dari berbagai
satuan.
“340
personel tersebut terdiri dari BKO Polda Metro Jaya, satu SSK (Satuan Setingkat
Kompi), dan satu SSK Brimob serta jajaran dari Polresta Bekasi," katanya.
Ia
juga memaparkan pengamanan ini tidak akan berhenti usai pengumuman rekapitulasi
suara. “Kami akan mengamankan jalannya pilkada hingga pelantikan calon bupati
dan calon wakil bupati terpilih," ujarnya.
Selain
itu ,Wahyu juga mengatakan apabila ada pihak-pihak yang memang tidak setuju
dengan hasil Pemilukada kali ini, baiknya ikuti aturan yang telah ditetapkan.“Jangan
bertindak anarkis karena itu juga akan mencoreng calon bupati yang mereka
usung," imbuhnya.
Ia
berharap kepada masing-masing pendukung calon bupati dan calon wakil bupati, iang
tetap menjaga kekondusifan pemilukada hingga nanti hasil rekapitulasi keluar.
“Untuk saat ini masih terbilang kondusif," ucap dia.
Pendukung Dahsyat Demo
Kamis
siang itu sekitar pukul 11.00 WIB pendukung Dahsyat menggelar aksi demo di
dwepan pintu kantor KPUD setempat.Mereka mengatas namakan kader Pengurus Anak
Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari 23 kecamatan di Kasbupaten Bekasi
Dalam
orasinya meraka meminta supaya KPUD setempat melakukan Pemilukada ulang karena mereka
menuding pemenang sarat politik uang.
Aksi
demo masih berlangsung hingga pukul 16.00 WIB,sehingga mengakibatkan kemacetan hingga 500 meter.Akhirnya
polisi terpaksa menutup salah satu jalur jalan raya tersebut menjadi satu
jalur, akhirnya arus lalu lintas bisa lancar. Cieput, Sumber: ANT, Republika

Tidak ada komentar:
Posting Komentar