KARAWANG, ReALITA Online — Hj Eli Amalia Priatna (57), kini Wakil Bupati Kab. Karawang, Ja-Bar, periode jabatannya akan berakhir pada tanggal 16 Desember 2010. Saat ini ia telah mempersiapkan diri bahkan salah satu bakal calon bupati yang sudah mendaftarkan ke DPD II Partai Golkar Karawang.
MULAI dari perdesaan hingga perkotaan spanduk gambar Hj Eli Amalia bermotto ‘Bertekad Mencalonkan Bupati Karawang’; ‘Mari Wujudkan Masyarakat Karawang Yang Lebih Sejahtera dan Bermartabat’; ‘Siap Melanjutkan Pembangunan di Kabupaten Karawang’, terpampang di setiap perempatan. Bahkan sebuah sumber ReALITA Online di Bapeda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, sekitar 24 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar telah menyatakan dukungannya terhadap Hj Eli untuk maju menjadi calon Bupati Karawang periode 2010-2015 untuk bertarung pada Pemilukada 14 Nopember 2010 mendatang.
Bukan hanya itu saja, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (Ormas) se-Kabupaten Karawang berkumpul di rumah tinggal H Daday Hudaya menantu Hj Eli yang juga anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat di Perumahan Galuh Desa Sukaharja, Kec.Telukjambe Timur, Kab. Karawang.
Nace Permana Ketua LSM Lodaya selaku koordinator Ormas dan LSM dalam pertemuan tersebut kepada wartawan mengatakan, menjelang Pemilukada ada upaya-upaya untuk memperkeruh suasana perpolitikan dengan melibatkan masyarakat untuk dukungan kepada salah seorang politisi demi kekuasaan golongan dan pribadi.
Maka itu, menurut Nace merupakan hal yang wajar kalau masyarakat memberikan apresiasi guna menyikapi situasi politik di Kabupaten Karawang yang mulai agak memanas. Dia berpendapat, sejumlah Ormas dan LSM serta tokoh masyarakat berharap agar tercipta Pemilukada yang aman.
Menurut dia, ketika seorang politisi terindikasi tidak menggunakan etika dengan sengaja memprovokasi, memobilisasi bisa memicu konflik horizontal. Untuk itu, kata dia, Hj Eli pantas menjadi salah satu calon bupati yang siap mengutamakan kepentingan masyarakat.
Ketua LSM Pendekar Banten, Ahmad Yani Saridil, mengungkapkan hal yang sama. Dia menyatakan kesiapannya memenangkan Hj Eli, ibu enam anak ini dalam Pemilukada 14 Nopember 2010 nanti—karena pantas menjadi Bupati Kabupaten Karawang.
Sedangkan H Abdul Karim,SH, kader Partai Amanat Nasional (PAN) mengajak segenap masyarakat Kabupaten Karawang untuk memenangkan anak ke-3 dari 12 bersaudara anak-anak H Priatna mantan Ketua DPRD Karawang. Sebab menurut Karim sudah saatnya perubahan putra daerah menjadi bupati karena selama ini selalu orang dari luar Karawang.
Sementara itu, Ketua LSM Satria Pangkal Perjuangan, Wawan Gunawan, mengungkapkan kebanggaannya setelah Hj Eli menyatakan kesiapannya maju menjadi calon bupati. Dan pernyataan tersebut, tegas dia, sudah lama dinanti-nanti masyarakat Karawang.
Tak ketinggalan pula, Ketua Komunitas Pemborong Karawang Oya Sonjaya, menyatakan dukungannya termasuk masalah sumber daya alam Karawang yang belum tersentuh supaya menjadi perhatian Hj Eli jika berhasil dalam Pemilukada nanti.
Atas dukungan yang juga dinyatakan secara tertulis, akhirnya Hj Eli kembali menyatakan kesiapan dirinya menjadi calon bupati yang pertarungan memperebutkan suara terbanyak pada Pemilukada 14 Nopember nanti.
Beberapa sumber yang dihimpun ReALITA Online bahwa di lapangan yang berkembang terutama tataran paling bawah alias akar rumput (gross rooth) dukungan mayoritas untuk sementara sbb: Drs H Dadang S Muchtar masih rangking pertama, sedangkan Hj Eli Amalia Priatna rangking dua.
Dadang S Muchtar yang akrab dipanggil Dasim mempunyai kelebihan dalam pemerintahannya, yaitu peka dan tanggap kepada situasi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat—kapan dan di mana saja. Kemudian, PNS di kalangan pemerintahannya selalu dianaktirikan. Akhirnya, disimpulkan Dasim bapak rakyat bukan bapak PNS. esi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar