
JAKARTA, ReALITA Online — Kritikan yang terus dilontarkan mantan Presiden yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terhadap pemerintahan saat ini, adalah gambaran komunitas elite yang hanya bisa mengkritik tanpa bisa berbuat apapun untuk memajukan bangsa.
“MEGA seharusnya berkaca pada era kepemimpinannya dan mengukur keberhasilan maupun kegagalan yang dihasilkan dengan keberhasilan dan kegagalan pemerintahan saat ini," ujar mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, Rabu (25/8/2010).
Menurut Mubarok, pemimpin yang tidak mau berkaca adalah pemimpin yang sakit.
"Masyarakat menjadi sakit dan cenderung anarkis karena contoh yang diberikan pemimpin seperti ini," ujar Mubarok.
Namun Mubarok yakin masyarakat nantinya semua akan sadar juga dan bosan dengan
"Kita sebenarnya kasihan dengan ketokohannya kalau diabaikan oleh masyarakat. Kita juga sadar bahwa imbauan kita kepadanya untuk sadar tidak akan berhasil dan tidak akan bisa mengubah karakter yang seperti ini," katanya.
Harus sadar
Sedangkan pengamat politik dari Geschellscahft fuer Technische Zeichen, Cecep Effendy mengatakan Megawati seharusnya sadar jika dirinya menjelekkan pemerintahan saat ini maka dia sama saja menjelekkan dirinya sendiri.
"Kondisi saat ini tidak lepas dari kondisi kemarin, sehingga jika SBY tidak bisa menciptakan kondisi yang baik saat ini, itu juga karena Megawati tidak bisa menciptakan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya," tegasnya.
Cecep menambahkan, sebagai seorang negarawan seharusnya Megawati sadar bahwa mengkritik saja tidak akan cukup dan bukan tindakan yang bijak. "Megawati harus bisa memberikan solusi konkret, tanpa itu maka kritiknya tidak akan ada maknanya," kata Cecep. kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar