Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 26 Agustus 2010

Megawati Kritik SBY, Harus Memberi Solusi Konkret

JAKARTA, ReALITA Online Kritikan yang terus dilontarkan mantan Presiden yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terhadap pemerintahan saat ini, adalah gambaran komunitas elite yang hanya bisa mengkritik tanpa bisa berbuat apapun untuk memajukan bangsa.

“MEGA seharusnya berkaca pada era kepemimpinannya dan mengukur keberhasilan maupun kegagalan yang dihasilkan dengan keberhasilan dan kegagalan pemerintahan saat ini," ujar mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, Rabu (25/8/2010).

Menurut Mubarok, pemimpin yang tidak mau berkaca adalah pemimpin yang sakit. Gaya kepemimpinan sakit yang terus dipertontonkan seperti selama ini yang terjadi--menyebabkan masyarakatnya pun tertular penyakit ini.

"Masyarakat menjadi sakit dan cenderung anarkis karena contoh yang diberikan pemimpin seperti ini," ujar Mubarok.

Namun Mubarok yakin masyarakat nantinya semua akan sadar juga dan bosan dengan gaya kritikan seperti ini. Semua kritikan yang dilontarkan oleh pemimpin seperti ini akan diabaikan oleh masyarakat.

"Kita sebenarnya kasihan dengan ketokohannya kalau diabaikan oleh masyarakat. Kita juga sadar bahwa imbauan kita kepadanya untuk sadar tidak akan berhasil dan tidak akan bisa mengubah karakter yang seperti ini," katanya.

Harus sadar

Sedangkan pengamat politik dari Geschellscahft fuer Technische Zeichen, Cecep Effendy mengatakan Megawati seharusnya sadar jika dirinya menjelekkan pemerintahan saat ini maka dia sama saja menjelekkan dirinya sendiri.

"Kondisi saat ini tidak lepas dari kondisi kemarin, sehingga jika SBY tidak bisa menciptakan kondisi yang baik saat ini, itu juga karena Megawati tidak bisa menciptakan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya," tegasnya.

Cecep menambahkan, sebagai seorang negarawan seharusnya Megawati sadar bahwa mengkritik saja tidak akan cukup dan bukan tindakan yang bijak. "Megawati harus bisa memberikan solusi konkret, tanpa itu maka kritiknya tidak akan ada maknanya," kata Cecep. kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar