Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 04 September 2010

Fauzi Wibowo: Pemudik Perhatikan Seruan Ini

JAKARTA, ReALITA Online Gubernur Provinsi DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta pemudik maupun pendatang di Jakarta membawa kartu tanda penduduk selama arus mudik/balik Lebaran 2010.

Fauzi Bowo juga mengingatkan pemudik agar tidak membawa serta pendatang baru yang tidak memiliki pekerjaan yang pasti di Jakarta.

Demikian isi seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2010 yang disampaikan Fauzi Bowo saat memimpin apel siaga dalam rangka pengendalian arus mudik/balik 2010 di lapangan parkir eks IRTI Monas, Jumat (3/9/2010).

Fauzi Bowo mengingatkan calon pemudik untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggal pergi. Perjalanan mudik sebaiknya menggunakan mobil atau angkutan resmi tanpa melalui calo. Pemudik tidak disarankan menggunakan sepeda motor untuk mudik karena kendaraan tersebut tidak dikondisikan untuk perjalanan jarak jauh. "Persiapkan diri dan jangan lupa membawa KTP," seru Foke, sapaan Fauzi Bowo.

Foke juga menyerukan agar pemudik tidak membawa pendatang baru tanpa keahlian kerja ke Ibu Kota karena mencari pekerjaan di Jakarta bukanlah perkara mudah dan biaya hidup tinggi.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyebarkan brosur maupun leaflet di tempat-tempat keberangkatan pemudik. "Yang lebih penting lagi, saya kira adalah memberikan pemahaman kepada mereka yang mudik untuk menyampaikan informasi ini kepada keluarganya," tegas Foke.

Selama enam tahun terakhir, jumlah pendatang baru di Jakarta mengalami penurunan setiap tahun. Pada Lebaran 2004 tercatat 190.356 pendatang baru. Sedangkan pada tahun lalu jumlah warga pendatang mencapai 69.554 jiwa. Dalam sensus penduduk 2010 Mei lalu, laju pertumbuhan penduduk di Jakarta sebesar 1,4 persen atau sekitar 135.000 per tahun. esi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar