
''Sepeda dituntun karena pelaku melawan arah lalu lintas. Namun mungkin karena tidak fokus, sepeda menabrak tiang, lalu terpelanting dan meledak,'' kata Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Timur Pradopo di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kamis (30/9).
Setelah ledakan, lanjut Timur, pelaku sempat lari sebelum akhirnya ditangkap petugas polisi yang sedang bertugas mengatur lalu lintas.
''Anggota kami menengok ke belakang setelah ledakan. Tapi pas ditolong ia lari,'' ujar jenderal bintang dua tersebut.
Setelah ditangkap, pelaku akhirnya dilarikan ke RS Polri karena mengalami luka. ''Saat itu kondisi luka pada pipi kiri, leher, dada kiri, dan kaki, serta tangan kanannya putus,'' kata Kapolda. kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar